faq
JejakInfo.id 2026

Huwae: PIKI Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Maluku

07 Nov 2025 13:07 WIT

Ambon, JejakInfo.id — Semangat kebersamaan dan intelektualitas mewarnai lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Jumat (7/11), ketika Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Samuel Huwae, resmi membuka Konferensi Daerah Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Provinsi Maluku.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Huwae dalam sambutan yang mewakili Gubernur Maluku.

Menurutnya, konferensi ini bukan sekadar ajang pergantian pengurus, tetapi momentum penting untuk memperkuat peran PIKI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Maluku yang lebih maju.

“Konferda ini memiliki arti penting dan strategis, tidak hanya bagi organisasi PIKI sendiri, tetapi juga bagi pembangunan daerah secara keseluruhan,” tegasnya.

Huwae menilai, para anggota PIKI dengan latar belakang pendidikan dan keahlian yang beragam, memiliki potensi besar untuk memberikan gagasan inovatif bagi kemajuan daerah. Karena itu, ia mendorong agar PIKI aktif terlibat dalam kajian isu-isu strategis seperti pembangunan SDM, pengelolaan potensi maritim, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Dari hasil kajian itu, pemerintah sangat berharap muncul rekomendasi dan pemikiran yang bisa menjadi masukan berharga bagi kebijakan daerah,” ujarnya.

Selain memperkuat aspek intelektual, Huwae juga menekankan pentingnya menjaga semangat persaudaraan di tubuh PIKI.

Ia mengingatkan, Maluku dikenal sebagai laboratorium kerukunan umat beragama di Indonesia, sehingga nilai-nilai toleransi dan persatuan harus terus dijaga.

“PIKI harus menjadi pelopor dalam merawat stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama di Bumi Raja-Raja ini,” pesannya.

Melalui pembentukan cabang di kabupaten dan kota, lanjutnya, PIKI diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan organisasi dan mempererat sinergi dengan pemerintah daerah di tingkat lokal.

Menutup sambutan, Huwae berharap proses pemilihan kepengurusan PIKI Maluku berjalan demokratis, transparan, dan bermusyawarah mufakat.

“Pilihlah pemimpin yang berintegritas, visioner, dan memiliki komitmen tinggi untuk memajukan organisasi serta daerah Maluku yang kita cintai,” tandasnya. (ji3)

Kunjungi halaman asli untuk melihat detail postingan
Kunjungi