Lima Pengurus Kecamatan Golkar Kota Ambon menunjukan bukti rekomendasi yang diberikan kepada Steven Izaac Risakotta sebagai Calon Ketua DPD II Golkar Kota Ambon. (Ist)

5 Kecamatan Deklarasi Dukungan ke Steven Izaac Risakotta, Tolak Penundaan Musda X

427

Ambon, JejakInfo.id — Pengurus Partai Golkar lima kecamatan mendeklarasi dukungan politik yang telah diberikan kepada Steven Izaac Risakotta untuk maju dalam kontestasi calon ketua DPD II Golkar Kota Ambon.

Ketua Kecamatan Teluk Ambon, Julius Yongki Siwalette mewakili lima kecamatan menegaskan, bahwa pengurus di lima kecamatan telah melakukan rapat pleno berkaitan dengan pelaksanaan Musda X DPD Golkar Kota Ambon.

Dalam rapat pleno, kata dia, masing-masing pengurus kecamatan memberikan dukungan kepada Steven Izaac Risakotta.

"Dukungan tersebut telah ditandatangani ketua dan sekretaris," ucapnya sambil menunjukan bukti rekomendasi kepada awak media di Ambon, Kamis (23/4).

Selain dukungan dari lima kecamatan, akui Siwalette, ada juga rekomendasi dari AMPG dan KPPG. 

"Jadi dukungan yang telah diberikan sudah mencapai 75 persen. Dan kami siap mengawal dan memenangkan Bung Steven," tegasnya.

Kenapa dukungan ini diberikan ke Steven? Menurutnya, dari beberapa nama yang mencuat akan maju sebagai calon ketua, Steven dinilai lebih pantas.

Selain memiliki kapasitas, integritas, loyalitas, Steven memiliki pengalaman dan jejaring politik di level nasional.

"Bung Steven saat ini menjabat sebagai pengurus DPD I Golkar Maluku, salah satu ketua bidang AMPG, wakil ketua umum DPP AMPI. Bahkan pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dari dapil Tangerang. Ini pengalaman politik yang dimilikinya. Karena itu, dari sekian calon kami menganggap Bung Steven layak pimpin Golkar Kota Ambon," jelasnya.

Keterangan pers penyampaian dukungan politik.

Ia menegaskan, dengan dukungan politik yang ada maka pengurus lima kecamatan ditambah KPPG dan AMPG siap mengamankan dan memenangkan Steven Izaac Risakotta.

Siwalette berharap, Musda X nanti menjadi ajang konsolidasi untuk merebut kembali kejayaan Partai Golkar di Kota Ambon. Perbedaan itu dinamika. Namun jangan karena perbedaan lantas menambah sekat diantara sesama kader.
"Seperti yang pernah disampaikan Ketua Umum Bang Bahlil Lahadalia, kita bertanding untuk bersanding. Perbedaan boleh ada, tapi diluar kita satu," tandasnya.

Soal adanya informasi pelaksanaan Musda X akan diundur waktunya, Siwalette bertanya. Atas dasar apa musda ditunda? Tidak ada sesuatu kejadian luar biasa yang menghambat musda. Sebab sesuai pleno DPD I, jadwal telah diturunkan. Dan Musda X Golkar Kota Ambon dijadwalkan berlangsung 30 April, mendatang.

"Kami, pengurus lima kecamatan tetap bersepakat musda berlangsung 30 April sesuai jadwal dari DPD I. Tidak ada alasan yang menonjol tunda musda," ucapnya.

Apa alasan musda akan ditunda? "Kami tidak tahu. Itu informasi yang kami terima berdasarkam rapat DPD II," sebutnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kecamatan Baguala, Joseph Ruban. Menurutnya, relomendasi yang telah ditandatangani sudah melewati tahapan organisasi sesuai amanat PO.

"Bahwa pleno kecamatan telah kami lakukan dengan baik," jelasnya.

Untuk diketahui, turut hadir mendampingi dalam keterangan pers: Kecamatan Sirimau; Anwar Rotasouw (Ketua) dan Rudolf Manuputty (Sekretaris), Kecamatan Leitimur Selatan, Leonard Leiwakabessy (Ketua), Kecamatan Nusaniwe; Nathalia Pattisina (Ketua) dan Edwin Edward Manusiwa (Sekretaris), Sekretaris Kecamatan Baguala, Hasim Rahim dan Sekretaris Kecamatan Teluk Ambon, Johanis Patty.

Selain itu, peserta yang berhak memilih saat Musda X Golkar Kota Ambon nantinya berjumlah 11 suara. Terdiri dari: lima suara dari perwakilan pengurus kecamatan, AMPG dan KPPG satu suara, organisasi mendirikan (Kosgoro, MKGR dan SOKSI) satu suara, organisasi yang didirikan (AMPI, Al Hidayah, Sakar Ulama) satu suara, DPD I satu suara, DPD II satu suara dan Dewan Pembina satu suara. (ji1)