-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Ambon, JejakInfo.id – Aroma durian yang khas dan menggoda dipastikan akan kembali menyelimuti Negeri Hutumuri pada 27 Juni mendatang.
Negeri yang berada di kawasan jazirah Leitimur Selatan, Kota Ambon, Provinsi Maluku itu kembali menggelar Festival Makan Durian, sebuah perhelatan yang selalu dinanti para pencinta "raja buah" dari berbagai penjuru kota.
Festival yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini bukan sekadar acara makan durian bersama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut telah menjelma menjadi ruang perjumpaan masyarakat, tempat berkumpulnya keluarga, sahabat, dan para penikmat durian dalam suasana penuh keakraban dan kegembiraan.
Setelah sukses digelar pada tahun 2019 dan 2022, Festival Makan Durian Hutumuri kembali hadir dengan konsep yang lebih meriah. Ratusan buah durian akan disediakan panitia untuk dinikmati pengunjung dengan harga tiket yang ramah di kantong.
Suasana festival juga akan semakin semarak dengan penampilan sejumlah artis dan penyanyi lokal yang siap menghibur pengunjung. Tak hanya itu, berbagai door prize menarik telah disiapkan untuk menambah keseruan acara.
Bagi para pecinta durian, festival ini menjadi kesempatan langka untuk menikmati sensasi menyantap durian segar secara bersama-sama di tengah suasana alam khas Hutumuri yang asri. Momen inilah yang membuat festival tersebut selalu mendapat tempat di hati masyarakat dan menjadi agenda yang dinantikan setiap kali digelar.
Panitia mengajak seluruh warga Kota Ambon dan sekitarnya untuk datang meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan festival, tetapi juga turut mendorong promosi potensi wisata, budaya, dan hasil alam Negeri Hutumuri.
Festival Makan Durian lahir dari semangat masyarakat untuk mengangkat potensi daerah melalui cara yang kreatif dan membumi. Dari sebuah pesta rakyat sederhana, festival ini kini berkembang menjadi ikon promosi yang memperkenalkan Hutumuri ke panggung yang lebih luas, sekaligus menunjukkan bahwa kekayaan lokal dapat menjadi daya tarik yang mampu mengundang banyak orang untuk datang dan mengenal negeri ini lebih dekat. (ji5)


