-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



JEJAKINFO.ID – Keluarga almarhum Abdul Mutalib Takaendengan (AMT) akan memidanakan Supervisor Kemitraan PT Nusa Ina Group Agro Manise, Asrul Wadjo.
Bagaimana tidak, anak buah dari Sihar Sitorus itu telah menyampaikan pernyataan di salah satu stasiun televisi lokal yang mencoreng nama baik AMT dan keluarganya.
Pernyataan tersebut seolah–oleh menuding AMT dibalik persoalan yang terjadi antara kemitraan dengan PT Nusa Ina Group Agro Manise.
Padahal, sejak awal berdirinya perusahaan di Seram Utara khususnya di wilayah Desa Kobi, Maneo dan Aketernate, AMT memiliki andil dibalik hadirnya perusahaan pengelolaan Kelapa Sawit itu.
"Kami menyayangkan pernyataan saudara Asrul Wadjo, dimana telah menuduh saudara kami, Abdul Mutalib Takaendengan yang seakan–akan salah. Ini fitnah," tegas Yunan Takaendengan kepada JejakInfo.id via ponselnya, Kamis (1/5/2025).
Yunan menyebut, AMT memiliki andil akan kehadiran perusahaan disana. Ia yang mendatangkan Sihar Sitorus, Bos PT Nusa Ina Group Agro Manise untuk berinvestasi di Seram Utara.
Seiring berjalannya waktu, AMT kata Yunan, diberhentikan dari jabatan sebagai Human Resource Development (HRD). Ia kemudian digantikan Alhidayat Wadjo.
Ironisnya, AMT di non job tanpa melalui mekanisme ketenagakerjaan, dimana harus diberikan surat peringatan.
"Jadi bagaimana mungkin saudara kami dituduh otak dibalik masalah yang terjadi di lahan PT Nusa Ina," herannya.
Atas tuduhan miring, mencemarkan nama baik almarhum dan berbauh fitnah, Yunan berjanji dalam waktu dekat akan mempolisikan Asrul Wadjo.
Pihak keluarga akan menempuh upaya hukum pidana atas dugaan pencemaran yang disampaikan Asrul Wadjo.
"Dia telah mencemarkan nama baik keluarga kami, almarhum Abdul Mutalib Takaendengan. Karena itu, kami akan melapotkannya," tandasnya. (JI03)





