Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, R. Ayu Hinduan Hasanusi. (Istimewa)

Ayu Hasanusi, Figur Kuat Wawali Ambon

624

JejakInfo.id- Siapa yang tidak mengenal sosok R. Ayu Hindun Suhita Hasanusi. Anggota DPRD Provinsi Maluku tiga periode ini, digadang-gadang bakal ikut berkontestasi di Pilkada Kota Ambon.

Hal ini terlihat dari sejumlah flyer yang beredar di platform media sosial, bertuliskan R. Ayu Hansanusi, Bakal Calon Wakil Walikota Ambon. Bahkan di beberapa kesempatan, nama politisi perempuan penghuni baileo rakyat Karang Panjang ini selalu menjadi topik pembicaraan sejumlah kalangan. Baik politisi, birokrat, akademisi, pedagang, pengusaha, bahkan masyarakat kecil sering mendiskusikan namanya.

Siapa balon walikota yang bakal mengincar anak dari Imam Besar Masjid Raya Al-Fatah KH. R.R Hasanusi ini? Dari sekian nama balon walikota yang berpeluang merebut rekomendasi partai politik hanya Bodewin Wattimena dan Agus Ririmasse. Apakah satu diantara kedua birokrat ini bakal meminang Ayu sebagai balon wakil walikota? Semua masih dalam proses.

Meski belum final berpasangan dengan dua nama tadi, namun karier politik Ayu bisa dibilang sangat mentereng. Pernah menjabat Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Maluku 3 periode. Ayu juga tiga kali menjabat Anggota DPRD Provinsi Maluku berturut-turut lewat partai yang berbeda.

Dua kali maju dengan Partai Hanura dan satu kali lewat Partai Berkarya. Terpilihnya Ayu di Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku I atau Dapil Kota Ambon menduduki parlemen Maluku tidak boleh dipandang sebelah mata.

Sebab, Dapil Kota Ambon selalu dikategorikan sebagai Dapil neraka. Dan banyak politisi anyar tumbang di Dapil ini. Namun Ayu tetap survive, dikala badai politik menjelang kontestasi Pileg berlangsung.

Artinya, Ayu memiliki kekuatan politik yang patut diperhitungkan. Selain  keterlibatan Ayu di organisasi perempuan muslim, majelis ta'lim menjadi modal politik untuk berlaga di panggung politik lokal, Kota Ambon.

Apalagi, selama menjabat Anggota DPRD Provinsi Maluku selama tiga periode, Ayu terus melayani rakyat sepantasnya tugas wakil rakyat. Seluruh aspirasi, Ayu gelontorkan bagi pemberdayaan rakyat, pembangunan fisik gedung keumatan, bahkan hibah untuk kegiatan keagamaan di dunia komunitas.

Melayani tanpa pamrih, tanpa menuntut apa yang nantinya rakyat berikan setimpal dengan apa yang diberikannya. Sama sekali tidak ada dalam benaknya untuk menerima balasan dari rakyat. Apa yang ia tabur, pahalanya hanya Tuhan, Allah Subhanahu wa ta'ala yang balas semua itu.

Doa dan dukungan untuk Ayu terus mengalir dari simpatisan dan pengikut yang setia kepadanya, untuk terus berjuang demi menjawab kemaslahatan rakyat di kota ini.

Ayu ketika dikonfirmasi JejakInfo.id perihal niatnya berlaga di Pilkada Kota Ambon enggan berkomentar lebih jauh.

"Kalau niat sih, iya. Saya berkeinginan maju. Tapi semua tergantung calon walikotanya, apakah mereka ingin berpasangan dengan saya. Ya ikuti prosesnya," kata Ayu.

Ayu yang juga Ketua Majelis Talim Ar'ruhul Jadid mengaku, jika kemudian dipercayakan mendampingi balon walikota, maka seluruh proses akan dilaksanakan dengan baik. (EL1)