Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bank Maluku-Malut dan Pemerintah Kota Tual terkait pelaksanaan program subsidi bunga Kredit Usaha Mikro Kreatif di Jakarta, Jumat (31/7). (Ist)

Bank Maluku-Malut Gandeng Pemkot Tual, UMKM Kini Bisa Pinjam Modal Tanpa Beban Bunga

89

Jakarta, JejakInfo.id – Komitmen PT Bank Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku-Malut) dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan. Setelah sukses menjalankan program Kredit Usaha Mikro (KUM) Kreatif di berbagai wilayah Kabupaten Maluku Tengah, bank pembangunan daerah itu kini memperluas jangkauannya ke Kota Tual.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bank Maluku-Malut dan Pemerintah Kota Tual terkait pelaksanaan program subsidi bunga Kredit Usaha Mikro Kreatif. Kerja sama ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini membutuhkan akses permodalan yang mudah, murah, dan terjangkau.

Program KUM Kreatif bukan sekadar fasilitas pinjaman. Melalui skema ini, beban bunga kredit ditanggung oleh pemerintah daerah sehingga para pelaku usaha cukup membayar cicilan pokok. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih besar bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani biaya bunga.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar, mengatakan keberhasilan program ini di Kabupaten Maluku Tengah menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Di sejumlah wilayah seperti Masohi, Kecamatan Salahutu, Kecamatan Leihitu, Kecamatan Saparua, hingga daerah lain di Maluku Tengah, program KUM Kreatif dinilai berhasil meningkatkan inklusi keuangan sekaligus mengurangi ketergantungan pelaku usaha terhadap rentenir.

"Program ini merupakan sinergi antara Bank Maluku-Malut, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM. Pemerintah menanggung bunga kredit sehingga masyarakat hanya membayar cicilan pokok. Skema ini menjadi langkah konkret dalam memberdayakan pelaku UMKM agar usahanya terus berkembang dan mampu naik kelas," ujar Syahrisal.

Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar dan Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat.

Ia menambahkan, pola subsidi bunga tersebut juga terbukti mampu menjaga kualitas kredit tetap sehat dengan tingkat kredit bermasalah yang rendah, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

"Kami terus melakukan roadshow ke berbagai kabupaten dan kota untuk mengajak kepala daerah mereplikasi keberhasilan pola subsidi bunga ini," katanya.

Penandatanganan kerja sama di Kota Tual dihadiri langsung oleh Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, bersama pimpinan dan anggota DPRD Kota Tual, Penjabat Sekretaris Daerah, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tual. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol kuatnya komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembiayaan yang berpihak kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Bank Maluku-Malut optimistis semakin banyak pelaku UMKM di Kota Tual yang dapat memperoleh akses modal usaha dengan proses yang lebih mudah dan biaya yang lebih ringan. Harapannya, usaha-usaha kecil dapat tumbuh lebih produktif, membuka lapangan pekerjaan baru, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Kei. (ji5)

1 Menyukai postingan ini