Kepala BPJN Maluku, Dr. Yana Astuty, ST.,MT menerima aspirasi Pemerintah Kabupaten Buru dan Buru Selatan, Kamis (16/4). (Ist)

BPJN Maluku Terima Aspirasi Pemkab Buru dan Bursel

11

Ambon, JejakInfo.id — Suasana Aula Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku di kawasan Wailela, Desa Poka, Kamis (16/4), menjadi ruang pertemuan penting antara pemerintah pusat dan daerah.

Kepala BPJN Maluku, Dr. Yana Astuti, ST., MT bersama jajaran, menerima langsung kunjungan Bupati Buru, Ikram Umasugi dan Pemkab Buru Selatan yang datang membawa harapan besar soal pembangunan jalan di wilayahnya.

Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi. Pemerintah Kabupaten Buru dan Buru Selatan datang dengan daftar kebutuhan yang mendesak, mulai dari peningkatan status jalan hingga penanganan ruas-ruas strategis yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

Ka Balai menyambut baik berbagai usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa BPJN Maluku terbuka terhadap aspirasi daerah, terutama yang berkaitan dengan peningkatan konektivitas. Namun di balik sambutan hangat itu, terselip realitas yang tak bisa dihindari: keterbatasan anggaran.

Dalam penjelasannya, Ka Balai mengungkapkan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Akibatnya, tidak semua usulan pembangunan jalan dapat langsung direalisasikan. Fokus dukungan pemerintah kini lebih diarahkan pada program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang sedang berjalan.

“Artinya, ada prioritas yang harus diikuti. Tidak semua bisa sekaligus,” kira-kira begitu pesan yang tersirat dari penjelasan tersebut.

Bagi Buru dan Buru Selatan, kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Harapan untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan harus berhadapan dengan kebijakan nasional yang menuntut penyesuaian.

Dalam pertemuan itu, Ikram Umasugi tidak datang sendiri. Ia didampingi sejumlah pejabat penting, mulai dari Kepala Bappeda Kabupaten Buru, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Kepala Dinas Pekerjaan Umum termasuk juga Asisten II Pemkab Buru Selatan.

Di sisi tuan rumah, Yana Astuti didampingi Plt Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha Fengky Kotalewala serta Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan Yade Trianto.

Meski belum membuahkan keputusan konkret, pertemuan ini tetap menyisakan optimisme. Setidaknya, jalur komunikasi antara pusat dan daerah semakin terbuka. Ada harapan bahwa sinergi yang terbangun hari itu bisa menjadi pintu masuk bagi realisasi pembangunan di masa mendatang.

Sebab bagi wilayah seperti Buru dan Buru Selatan, jalan bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah akses menuju layanan dasar, penggerak roda ekonomi, sekaligus penghubung harapan masyarakat yang selama ini menanti kemudahan mobilitas dan pemerataan pembangunan. (ji5)