-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Dobo, JejakInfo.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menunjukkan keseriusannya menyiapkan dunia pendidikan menghadapi perubahan zaman. Tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana, pemerintah kini memperkuat kualitas sumber daya manusia dengan membekali kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar (SD) berbagai kompetensi baru yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan.
Komitmen itu diwujudkan melalui Workshop Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru SD yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepulauan Aru. Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, tersebut melibatkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) bersama para guru SD dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Aru.
Selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2026, para peserta mendapatkan materi pembelajaran mendalam (deep learning), coding, serta pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Sementara itu, pelatihan Matematika GASING akan berlanjut selama dua pekan untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengajarkan matematika dengan metode yang lebih mudah dipahami siswa.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan workshop, Kamis (23/7/2026), suasana belajar berlangsung dinamis di dua lokasi berbeda. Di SD Negeri 4 Dobo, para peserta mendalami konsep deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah. Sementara di SD Yos Sudarso 1 Dobo, para guru mengikuti pelatihan coding guna memperkuat literasi digital dan mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar.
Peserta workshop merupakan guru-guru dari sekolah yang berada di wilayah pesisir penerima Dana Afirmasi. Melalui program ini, pemerintah berharap tenaga pendidik di daerah yang menjadi prioritas peningkatan mutu pendidikan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensinya.
Bupati Timotius Kaidel menegaskan bahwa peningkatan kapasitas guru merupakan investasi penting bagi masa depan pendidikan di Kepulauan Aru. Menurutnya, guru harus terus memperbarui pengetahuan agar mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tenaga pendidik sehingga dapat diterapkan kepada peserta didik di sekolah masing-masing," ujar Timotius.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan workshop. Para guru aktif berdiskusi, mengikuti praktik pembelajaran, hingga mempelajari berbagai pendekatan baru yang dapat diterapkan di ruang kelas.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan guru yang semakin kompeten, kualitas pembelajaran di sekolah dasar diharapkan terus meningkat, sekaligus melahirkan generasi muda Aru yang siap menghadapi tantangan era digital. (ji3)