-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Dobo, JejakInfo.id – Semangat kesiagaan membara di Lapangan Tembak Jar Kabaresi, Mako Lanal Batu Meja, Kamis (11/6). Di hadapan Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel dan jajaran pimpinan daerah lainnya, prajurit Lanal Aru mengasah ketrampilan menembak sebagai bagian dari kesiapan menjaga kedaulatan wilayah laut perbatasan.
Dentuman senjata memecah pagi di Lapangan Tembak Jar Kabaresi, Markas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Aru. Di tengah latihan yang berlangsung penuh disiplin itu, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, hadir langsung menyaksikan para prajurit TNI AL mengasah kemampuan tempur mereka.
Kehadiran orang nomor satu di Kepulauan Aru itu menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap upaya TNI AL menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut yang berbatasan langsung dengan negara lain.
Latihan menembak yang merupakan bagian dari Program Latihan Lanal Aru tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Aru, Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr. Opsla. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga turut hadir, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Dr. Amanda, S.H., M.H., serta Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, S.H., S.I.K., M.H.
Bagi prajurit TNI AL, latihan menembak bukan sekadar rutinitas. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan personel menghadapi berbagai tugas pengamanan di wilayah perairan Aru yang memiliki posisi strategis sebagai kawasan perbatasan.
“Menembak adalah kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit. Karena itu latihan seperti ini harus terus dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan operasional tetap terjaga,” tegas Letkol Laut (P) Sriadi.
Menurutnya, kemampuan tempur yang terlatih akan memperkuat profesionalisme dan militansi prajurit dalam menjalankan setiap tugas negara. Ia menegaskan bahwa setiap personel harus selalu siap digerakkan kapan saja ketika negara membutuhkan.
Lebih dari sekadar latihan militer, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya hubungan antara TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah di Kepulauan Aru.
Sriadi menilai kehadiran Bupati, Kajari, dan Kapolres menjadi bukti nyata bahwa menjaga keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat semata, melainkan kerja bersama seluruh unsur pemerintahan.
“Kehadiran Forkopimda hari ini menunjukkan soliditas yang kuat. Menjaga keamanan laut dan wilayah Aru membutuhkan dukungan semua pihak. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan kita bersama,” ujarnya.
Dalam latihan tersebut, para prajurit menguji kemampuan menggunakan senjata laras panjang maupun pistol dengan berbagai posisi menembak, mulai dari tiarap, duduk hingga berdiri. Selain mengukur ketepatan tembakan, latihan juga menjadi sarana memastikan kesiapan personel dan perlengkapan pendukung operasi.
Sejak pagi hingga sore hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Di balik setiap letusan yang terdengar, tersimpan pesan penting tentang kesiapan aparat negara serta komitmen bersama menjaga stabilitas dan keamanan Kepulauan Aru sebagai salah satu beranda terdepan Indonesia di kawasan timur. (ji3)


