Anggota DPRD dan pengurus Partai Gerindra Malteng berpose dengan Ketua DPD yang juga Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Ny. Maya Baby Lewerissa di sela-sela Rakorda dan perayaan HUT Partai Gerindra yang ke-18 di Santika Hotel, Jumat (6/2).

Dari Santika Hotel, Gerindra Malteng Tancap Gas Menuju Pemilu 2029

104

Ambon, JejakInfo.id — Jumat pagi (6/2) itu, Santika Hotel Ambon tak sekadar menjadi tempat menginap. Sejak matahari belum terlalu tinggi, nuansa politik terasa kental menyelimuti hotel berbintang di puncak Hatukau tersebut. Bendera, baliho, dan spanduk Partai Gerindra berjejer rapi, seolah menandai sebuah awal baru.

Di lantai V, Ballroom Santika dipenuhi ratusan elite dan kader Partai Gerindra dari seluruh Maluku. Mereka tidak datang hanya untuk duduk dan mendengar pidato seremonial.

Hari itu, Partai Gerindra merayakan ulang tahunnya yang ke-18. Usia yang dalam kehidupan manusia kerap dimaknai sebagai gerbang kedewasaan. Dan di Maluku, perayaan itu menjadi penanda: mesin partai mulai dipanaskan untuk Pemilu 2029.

Perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra ini dirangkai dengan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pimpinan DPD dan DPC se-Maluku. Sebuah forum konsolidasi penting, tempat menyatukan langkah, menguatkan barisan, dan menata strategi menuju kontestasi politik lima tahunan mendatang.

Bagi DPC Partai Gerindra Kabupaten Maluku Tengah, momentum ini lebih dari sekadar perayaan. Ini adalah ruang refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui, khususnya pada Pemilu 2024 lalu. Meski keluar sebagai pemenang Pileg di Maluku Tengah, para kader tak larut dalam euforia. Sebaliknya, kemenangan itu dijadikan pijakan untuk bekerja lebih keras.

Hal tersebut tercermin dari kehadiran lengkap seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD Maluku Tengah. Hadir Ketua DPRD Herry Man Carl Haurissa, Ketua Fraksi Zain Letahit, Ketua Komisi III Syahbudin Hayoto, anggota fraksi Freddy Bakarbessy dan Franky Loupatty, serta Ketua Badan Kehormatan Harly Hataul. Kehadiran mereka menegaskan soliditas internal yang terus dijaga.

Anggota fraksi dan pengurus DPC Partai Gerindra Malteng berpose bersama Bupati Zulkarnain Awat Amir.

Herry Man Carl Haurissa akrab disapa KH menyebut usia 18 tahun sebagai fase penting bagi Partai Gerindra. Dalam pandangannya, Gerindra kini memasuki era baru sebagai partai yang matang secara politik.

“Usia 18 tahun adalah usia kedewasaan. Dalam konteks politik, Gerindra telah menunjukkan kematangan sebagai partai yang lahir dan tumbuh di era demokrasi langsung,” ujar KH di sela-sela kegiatan.

Ia menegaskan, kematangan itu harus tercermin dalam sikap dan etika berpolitik. Menempatkan diri secara proporsional, menghargai nilai-nilai demokrasi, serta menjaga marwah politik menjadi komitmen yang terus dipegang para kader.

Capaian pada Pileg 2024, lanjut KH, bukanlah garis akhir. Justru menjadi sumber energi untuk mempertahankan dan memperluas kepercayaan rakyat.

“Kami akan terus menancapkan gas untuk mempertahankan kejayaan Gerindra di Maluku Tengah, di Maluku, dan tentu saja secara nasional,” tegasnya.

Dari Ballroom Santika Hotel Ambon itulah, semangat itu digaungkan. Gerindra Maluku Tengah menyatakan kesiapan penuh menghadapi kontestasi politik 2029. Bukan sekadar berburu kursi, tetapi memperjuangkan amanah rakyat melalui kerja bersama dan kolaborasi.

KH juga menyampaikan dukungan penuh Fraksi Gerindra Maluku Tengah kepada Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Johan Johanis Lewerissa, untuk melangkah menuju Gedung Senayan, Jakarta. Pernyataan itu disambut dukungan bulat lima anggota Fraksi Gerindra Malteng, sekaligus membuka babak baru perjuangan politik Gerindra di Maluku. (ji1)