Petugas PPK 1.1 Satker Wilayah I BPJN Maluku memperbaiki ruas jalan underpass depan BPN Maluku, Kamis (28/8). (Ist)

Dari Wayame ke Underpass Tantui: Satu Per Satu Jalan Berlubang Diperbaiki

125

JejakInfo.id — Balai Pelaksana Jalan Naional (BPJN) Satuan Kerja (Satker) Wilayah I terus begerak memperbaiki sejumlah ruas jalan di Kota Ambon yang mengalami kerusakan.

Setelah jalan depan Depot BBM Pertamina Wayame, kini ruas jalan Underpass depan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Maluku telah diperbaiki.

"Selanjutnya akan ada perbaikan ruas jalan di depan Maluku City Mall (MCM) dan Jalan Jenderal Sudirman," kata Kasatker Wilayah I BPJN Maluku, Abdul Hamid Payapo, ST.,MT kepada media ini melalui telepon seluler, Jumat (29/8).

Ia menjelaskan, pembenahan ruas jalan yang rusak dimulai dengan pembersihan dan perbaikan saluran yang rusak diakibatkan intensitas hujan yang semakin tinggi disertai meluapnya material berupa sampah dan bebatuan yang memenuhi badan jalan.  

Setelah dibenahi saluran, kata Mito sapaan akrab Kasatker Wilayah I BPJN Maluku, akan dikondisikan dengan cuaca untuk perbaikan.

"Cuaca panas baru petugas melakukan pengaspalan ruas jalan yang berlubang," ucapnya.

Untuk saat ini, lanjut Mito, baru dilakukan perbaikan di dua titik: Wayame dan Underpass, Tantui. "Selanjutnya PPK 1.1 lewat Ibu Pegi Hehanussa dan petugas akan memperbaiki ruas jalan Jenderal Sudirman, depan MCM dan sekitarnya," ucapnya.

Proses perbaikan dilakukan sejak Kamis (28/8) sore hingga malam. Dan pihaknya berkoordinasi dengan petugas Satuan Lalulintas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease guna membantu mengatur arus lalulintas jalan.

Dana Rp. 3,7 Miliar Tidak Cukup

Mito menyebut, penanganan ruas jalan nasional di Kota Ambon membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Pasalnya, ruas jalan nasional di Kota Ambon itu panjangnya 68 kilometer.

Anggaran yang diusulkan oleh BPJN Maluku untuk penanganan ruas jalan di Kota Ambon sebesar Rp. 16 miliar. Namun ditengah efisiensi anggaran, maka disetujui hanya Rp. 3,7 miliar. Secara normal total anggaran untuk perbaikan ruas jalan nasional di Kota Ambon itu senilai Rp. 20 miliar dengan rincian kegiatan yaitu penataan saluran dan perbaikan ruas jalan yang rusak.

"Dana 3,7 miliar tidak cukup untuk menangani ruas jalan di Kota Ambon. Karena itu, yang dilakukan oleh PPK 1.1 saat ini ialah holding atau preservasi jalan yang bertujuan mempertahankan kondisi jalan agar berfungsi optimal," papar Mito.

Tunggu Cuaca Panas, Jalan Ruko Batu Merah

Sementara itu, untuk ruas jalan di wilayah pantai tepatnya di ruko Batu Merah, Mito menyebut untuk saat ini rusa jalan tersebut belum dapat diperbaiki. Hal ini, kata Mito, sudah pernah disampaikan oleh Walikota Ambon bagi pihak BPJN Maluku untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.

"Saya sempat sampaikan ke Pak Walikota anggaran kita saat ini terbatas. Namun kita akan berupaya untuk memperbaiki setelah cuaca sudah panas. Terus kami minta juga kalau perbaikan tidak ada pedagang yang beraktifitas atau mundur dari lokasi itu. Tapi kita pakai holding dulu, belum bisa permanen. Itu butuh coast yang besar. Apalagi kalau masih ada pedagang yang berjualan disitu. Jalan akan tidak bertahan lama," jelasnya.

Oleh karena itu, putra Negeri Luhu Seram Barat yang pria low profile berharap kepada warga Kota Ambon agar tetap bersabar. Sebab BPJN akan menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk memperbaiki ruas-ruas jalan di tengah kebijakan fiskal.

"Bagi masyarakat saya meminta untuk tidak menaruh preseden buruk kepada BPJN Maluku. Kami akan berupaya memperbaiki infrastruktur jalan. Apalagi ini menjadi atensi Presiden Bapak Prabowo, Pak Menteri termasuk Pak Gubernur Hendrik Lewerissa," pungkas Mito berharap. (ji1)