-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Jakarta, JejakInfo.id — Penasehat Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Derek Loupatty, SH.,MH menerima kunjungan Yayasan Tanimbar Humaniora Cennection, Rabu (15/4).
Pertemuan yang berlangsung di Lantai 36 Gedung SKK Migas Jalan Gatot Subroto, Kuningan Barat, Jakarta Selatan, membahas Proyek Strategis Nasional Blok Gas Abadi Masela.
Loupatty menjelaskan, Blok Masela merupakan salah satu cadangan gas alam terbesar di Indonesia yang memiliki posisi strategis dalam menopang kebutuhan energi nasional di masa depan. Proyek ini tidak hanya berperan dalam meningkatkan produksi gas domestik, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta energi global, khususnya dalam industri gas alam cair (LNG).
Pengembangan proyek ini, kata Loupatty, telah melalui proses perencanaan, kajian teknis, serta mekanisme persetujuan pemerintah yang panjang dan komprehensif.
Menurutnya, pembangunan PSN Blok Masela merupakan investasi strategis yang tidak hanya menyangkut sektor energi, tetapi juga menyangkut stabilitas ekonomi, kepastian investasi, serta masa depan pembangunan kawasan timur Indonesia.
Sekretaris Bidang Organisasi DPP Partai Golkar ini menegaskan, dalam perspektif pembangunan nasional, percepatan groundbreaking proyek ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa potensi sumber daya alam Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat dalam industri energi, lanjut Loupatty, kepastian proyek-proyek strategis seperti PSN Blok Masela menjadi indikator penting bagi kepercayaan investor terhadap stabilitas kebijakan dan konsistensi pemerintah dalam menjaga iklim investasi di Indonesia.
Selain itu, ia menyebut, pembangunan Blok Masela memiliki implikasi ekonomi yang sangat signifikan bagi kawasan timur Indonesia, khususnya Provinsi Maluku. Pada tahap konstruksi maupun operasional, proyek ini berpotensi menciptakan ribuan lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan sektor jasa dan logistik, serta membuka peluang berkembangnya berbagai industri penunjang.
Ketua Yayasan Tanimbar Humaniora Connection Mercy Fanumby menyampaikan apresiasi serta dukungan kepada SKK Migas atas komitmen yang terus ditunjukkan dalam mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.
"Sehubungan dengan rencana aksi demonstrasi yang menuntut penghentian pengelolaan Blok Masela oleh INPEX, kami memandang bahwa dinamika aspirasi publik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu dihormati. Namun demikian, penting untuk melihat proyek ini secara lebih proporsional dalam kerangka kepentingan nasional yang lebih luas," ucapnya.
Menurutnya, proyek pembangunan Gas Abadi Blok Masela dapat menjadi katalis bagi percepatan pembangunan infrastruktur serta penguatan struktur ekonomi daerah yang selama ini menghadapi kesenjangan pembangunan dibandingkan wilayah lain di Indonesia.
Dalam konteks global yang ditandai oleh meningkatnya kebutuhan energi serta dinamika geopolitik internasional, Indonesia membutuhkan proyek-proyek energi berskala besar yang mampu menjamin keberlanjutan pasokan energi nasional. Gas alam sebagai energi transisi yang relatif lebih rendah emisi memiliki peran strategis dalam mendukung agenda transisi energi dan komitmen Indonesia terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.
Oleh karena itu, kata dia, percepatan pengembangan Blok Masela tidak hanya relevan bagi sektor migas semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju sistem energi nasional yang lebih berkelanjutan.
"Untuk itu, kami menyatakan dukungan penuh kepada SKK Migas beserta seluruh pemangku kepentingan untuk terus melanjutkan dan mempercepat proses pembangunan PSN Blok Masela," tegasnya.
Ia berharap agar berbagai dinamika yang muncul di ruang publik dapat disikapi secara bijaksana dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional, kesejahteraan masyarakat, serta keberlanjutan pembangunan di kawasan timur Indonesia.
"Kami percaya bahwa dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah, Kementerian ESDM, SKK Migas, INPEX, pelaku industri, serta masyarakat, pengelolaan sumber daya alam Indonesia dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat," tandasnya. (ji1)




