-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Kairatu, JejakInfo.id — Gerimis yang turun di Lapangan Bola Desa Seruawan, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (17/8/2026), tak sedikit pun menyurutkan semangat masyarakat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak pagi, lapangan yang menjadi pusat pelaksanaan upacara dipenuhi peserta dari berbagai unsur. Siswa SD, SMP hingga SMA, Aparatur Sipil Negara (ASN), para guru, serta jajaran instansi di lingkup Kecamatan Kairatu berdiri dalam barisan dengan penuh semangat untuk mengikuti upacara pengibaran Sang Merah Putih.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIT itu berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan sukacita. Camat Kairatu Jonathan Pieter Kainama bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Basrun Tamher, salah satu putra terbaik Kairatu yang bertugas di Koramil 1513-03 Kairatu.
Salah satu momen paling dinantikan adalah pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka). Para pengibar merupakan siswa-siswi terbaik yang dipilih dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kairatu.
Tugas tersebut bukan sekadar kehormatan bagi para pelajar, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan kepada generasi muda untuk meneruskan semangat perjuangan bangsa.
Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Crismando Poceratu, siswa SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat. Sementara pembawa baki adalah Mieke Andralita Sahetapy, juga dari SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat.
Adapun tiga siswa yang bertugas sebagai pengerek Bendera Merah Putih yakni Gildion Realdy Tala dari SMA Negeri 1 Seram Bagian Barat, Kevin Carles Thomas Manmuar dari SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat, serta Theopilia Pesireron dari SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat.
Ketiganya menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan ketelitian. Ketika Sang Merah Putih perlahan bergerak menuju puncak tiang, seluruh peserta upacara berdiri tegap memberikan penghormatan.
Bendera berhasil dikibarkan dengan baik dan sempurna. Tepuk tangan dan rasa bangga pun menyelimuti lapangan.
Semangat kemerdekaan semakin terasa ketika paduan suara tampil membawakan lagu-lagu kebangsaan. Suara para pelajar yang memenuhi lapangan menjadi gambaran kuat tentang kecintaan generasi muda terhadap tanah air.
Bagi masyarakat Kairatu, peringatan HUT ke-81 RI bukan hanya agenda seremonial. Upacara menjadi ruang untuk kembali mengingat jasa para pahlawan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Di tengah perubahan zaman, semangat nasionalisme dinilai perlu terus dirawat. Para pelajar sebagai generasi penerus bangsa tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa, negara, dan daerahnya.
Pesan itu terasa semakin kuat dalam upacara tahun ini. Para peserta tetap bertahan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan meski hujan gerimis turun.
Tidak ada barisan yang bubar. Tidak ada semangat yang surut. Hingga upacara berakhir, seluruh peserta tetap mengikuti kegiatan dengan tertib. Rasa syukur dan kebersamaan menjadi warna utama peringatan kemerdekaan di Kecamatan Kairatu.
Gerimis justru menjadi bagian dari cerita tersendiri pada perayaan HUT ke-81 RI tahun ini. Di bawah langit Kairatu yang basah, Sang Merah Putih tetap berkibar, sementara semangat nasionalisme tetap menyala di hati masyarakat.
Upacara berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa usia 81 tahun Indonesia bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang harus diisi dengan persatuan, kerja keras, pengabdian, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ji7)





