Gubernur Maluku Lepas Mudik Gratis, Cantika Lestari 8A Bersiap Membela Laut Maluku

46

Ambon, JejakInfo.id — Suasana Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon pada Kamis (12/3) malam dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Ratusan penumpang bersiap meninggalkan kota, membawa rindu yang telah lama tertahan untuk pulang ke kampung halaman.

Di tengah keramaian itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara resmi melepas keberangkatan rombongan mudik gratis yang akan berlayar menggunakan kapal Cantika Lestari 8A tujuan Namlea, Kabupaten Buru.

Bagi banyak warga, perjalanan ini bukan sekadar perpindahan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Ini adalah perjalanan pulang, kembali ke rumah, ke keluarga, dan ke suasana hangat Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama saat banyak warga membutuhkan bantuan untuk bisa berkumpul dengan keluarga pada hari raya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada CEO PT Pelayaran Dharma Indah, Johny de Queljoe (Siong), yang turut berperan menyediakan program tiket gratis bagi masyarakat Maluku.

“Tiket gratis yang sudah tersedia lebih dari 14 ribu. Namun setelah komunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan pihak pelayaran, kemungkinan besar kita akan mendapat tambahan sekitar 12 ribu tiket lagi,” kata Gubernur.

Jika tambahan tersebut terealisasi, total kuota tiket gratis bagi masyarakat Maluku akan mencapai lebih dari 26 ribu tiket, meningkat lebih dari 150 persen dibandingkan sebelumnya.

Program ini melayani sejumlah rute pelayaran penting di Maluku, di antaranya Ambon–Tual–Dobo–Saumlaki–Maluku Barat Daya, serta rute Tulehu–Amahai dan beberapa wilayah lainnya. Wilayah Maluku Tenggara menjadi salah satu daerah yang cukup banyak mendapatkan kesempatan dalam program tersebut.

Menurut Gubernur, peningkatan kuota ini menjadi bukti bahwa pemerintah tetap berusaha hadir bagi masyarakat, meski di tengah berbagai keterbatasan.

Ia juga mengingatkan para penumpang agar menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan laut.

“Perjalanan mudik ini bukan sekadar perjalanan fisik. Ini perjalanan batin, perjalanan untuk pulang merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” ujarnya.

Setelah melepas keberangkatan, Gubernur bersama jajaran meninjau langsung kapal Cantika Lestari 8A dan menyapa para penumpang yang akan berlayar menuju berbagai daerah tujuan.

Gubernur Hendrik Lewerissa bersama GM PT Dharma Indah dan staf di sela pelepasan mudik gratis.

Di lokasi yang sama, General Manager PT Pelayaran Dharma Indah, Tres Lona, menjelaskan bahwa program tiket kapal gratis bagi masyarakat Maluku pada mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Program ini kini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan dan mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta Pemerintah Provinsi Maluku.

Pada tahun 2025, kuota tiket gratis bagi masyarakat Maluku tercatat sekitar 10.604 tiket. Sementara pada tahun 2026 meningkat menjadi sekitar 14 ribu tiket, atau naik kurang lebih 40 persen.

“Kami ingin menyampaikan bahwa ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan program tiket gratis. Untuk tahun 2026, kuota yang diberikan kepada masyarakat Provinsi Maluku meningkat dibandingkan tahun 2025,” ujar Tres.

Ia menambahkan, keberangkatan kapal pada 12 Maret menjadi salah satu perjalanan yang disiapkan khusus dalam program mudik gratis tersebut.

Tres juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan serta Pemerintah Provinsi Maluku yang terus memberikan dukungan dan pengawasan sehingga program ini dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, mudik gratis melalui jalur laut diharapkan bisa membantu masyarakat Maluku melakukan perjalanan pulang kampung dengan lebih aman, nyaman, dan terjangkau.

“Semoga program ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga Maluku yang ingin pulang kampung dan merayakan Hari Raya bersama keluarga,” tutupnya. (ji2)