Plt Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo mendampingi Gubernur, Sherly Tjoanda bertemu Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Senin (11/5). (Ist)

Gubernur Sherly dan Plt Kepala BPJN Jemput Dukungan Pusat, Infrastruktur Jalan Maluku Utara Jadi Prioritas

26

Jakarta, JejakInfo.id — Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di Maluku Utara terus digencarkan. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo melakukan kunjungan strategis ke Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta, Senin (11/5).

Kedatangan rombongan Pemerintah Provinsi Maluku Utara itu diterima langsung Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizali Anwar, bersama jajaran pejabat kementerian.

Pertemuan berlangsung hangat namun sarat pembahasan penting. Fokus utama yang dibawa Gubernur Sherly adalah mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan nasional di Maluku Utara, terutama untuk membuka konektivitas antarwilayah kepulauan yang selama ini masih menjadi tantangan.

Sejumlah program prioritas disampaikan langsung kepada pemerintah pusat. Mulai dari peningkatan ruas jalan strategis hingga dukungan infrastruktur yang dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ibu Gubernur meminta dukungan pemerintah pusat untuk peningkatan kualitas jalan nasional dan pembangunan konektivitas antarwilayah, terutama kawasan pertumbuhan ekonomi dan sentra masyarakat di daerah kepulauan,” kata Abdul Hamid Payapo kepada JejakInfo.id via ponselnya usai pertemuan.

Menurut pria yang akrab disapa Haji Mito itu, pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal akses transportasi, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin baik, distribusi barang, mobilitas warga, hingga pelayanan publik diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga berharap Direktorat Jenderal Bina Marga memberi perhatian lebih terhadap pembangunan jalan-jalan strategis yang menghubungkan wilayah kepulauan.

“Harapannya tentu ada dukungan penuh dari pemerintah pusat agar konektivitas antar daerah semakin kuat, pelayanan masyarakat meningkat, dan pertumbuhan ekonomi daerah bisa bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan (SSPJJ), Oktaviano Dewo Satriyo Putro, serta Direktur Pembangunan Jalan, Asep. (ji1)