-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Ambon, JejakInfo.id — Di tengah riuhnya serangan bernada provokatif di media sosial, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memilih menjawab dengan kerja nyata.
Sejumlah flyer yang beredar luas di dunia maya mencoba membangun opini miring, bahkan menuding sang gubernur tidak peduli terhadap umat Islam menjelang Ramadhan. Namun alih-alih meladeni polemik, HL justru turun memastikan bantuan bagi warga benar-benar tersalurkan.
Menjelang Ramadhan 2026, Pemerintah Provinsi Maluku menyalurkan bantuan bahan pokok kepada warga kurang mampu di Negeri Kulur, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (17/2). Di negeri kecil yang tenang itu, 155 paket sembako diserahkan kepada Raja Negeri Kulur, Abdullah Tutupoho, untuk kemudian dibagikan kepada warga penerima manfaat.
Setiap paket berisi beras premium lima kilogram, minyak kelapa, gula, daun teh, susu, dan sejumlah kebutuhan pokok lain yang dibutuhkan keluarga menjelang bulan puasa. Bantuan tersebut menyasar kelompok rentan: 70 janda, 34 duda, 16 anak yatim piatu, 15 penyandang disabilitas, serta warga lain yang membutuhkan uluran tangan.
Raja Abdullah Tutupoho menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi. Menurutnya, bantuan itu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kenaikan kebutuhan menjelang Ramadhan.
Ia juga menegaskan, program serupa bukan kali pertama diterima warga Kulur. Tahun sebelumnya bantuan telah disalurkan, dan komitmen itu kembali ditepati tahun ini.
“Seluruh paket sembako telah disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Tak hanya di Kulur, pembagian sembako dilakukan serentak di berbagai kabupaten/kota di Maluku. Di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, 210 paket telah dibagikan pada 15 Februari 2026 untuk keluarga miskin, lansia, dan penyandang disabilitas. Di Kota Ambon, penyaluran 500 paket dijadwalkan bertahap mulai 20 Februari 2026 di 10 kelurahan, termasuk dukungan bahan takjil untuk kegiatan buka puasa bersama di mushola.
Sementara itu, di Kabupaten Buru, 180 paket telah diserahkan pada 16 Februari 2026 di Desa Waelata dan Namlea Barat, disertai bantuan bibit sayuran guna memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Adapun di Kabupaten Seram Bagian Barat, sebanyak 250 paket akan disalurkan pada 22 Februari 2026 bekerja sama dengan LSM lokal, dengan prioritas wilayah pesisir terpencil.
Secara keseluruhan, total bantuan sembako menjelang Ramadhan tahun ini di seluruh Maluku mencapai lebih dari 2.000 paket.
“Kami berupaya menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan tanpa memandang wilayah maupun latar belakang, sebagai wujud kepedulian di bulan penuh berkah,” ujar HL kepada JejakInfo.id melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/2), malam.
Di tengah derasnya opini yang mencoba menjatuhkan, langkah sunyi itu menjadi jawaban. Bagi warga yang menerima, yang terpenting bukanlah riuhnya isu, melainkan beras yang tiba di dapur dan harapan yang kembali menyala menjelang Ramadhan. (ji1)


