Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel sambangi ruang kelas di hari pertama siswa masuk sekolah, Senin (13/7). (Ist)

Hari Pertama Sekolah, Bupati Timotius Kaidel Sambangi Ruang Kelas dan Beri Semangat Siswa Baru

6

Dobo, JejakInfo.id – Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Kepulauan Aru mendapat perhatian langsung dari Bupati Timotius Kaidel. Tanpa sekadar menerima laporan di balik meja, orang nomor satu di Bumi Jargaria itu turun langsung mengunjungi SD Inpres 4 Dobo, Senin (13/7), untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2026/2027 berjalan dengan baik.

Setibanya di sekolah, Timotius Kaidel meninjau berbagai fasilitas pendidikan, memeriksa kesiapan ruang kelas, mengecek kehadiran guru, hingga memastikan proses pembelajaran telah berlangsung sesuai harapan.

Namun, kunjungan itu bukan sekadar inspeksi. Bupati menyempatkan diri masuk ke ruang-ruang kelas, menyapa para siswa, terutama peserta didik baru yang baru memulai perjalanan pendidikan mereka. Dengan suasana penuh kehangatan, ia memberikan motivasi agar anak-anak rajin belajar, disiplin, dan tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.

Kehadiran Bupati disambut antusias para siswa. Senyum dan sapaan hangat mewarnai setiap ruang kelas yang dikunjunginya. Bahkan, sejumlah siswa tampak percaya diri berdialog langsung dengan Bupati saat ia berkeliling sekolah.

Selain bertemu para siswa, Timotius juga berdiskusi dengan Pelaksana Harian Kepala SD Inpres 4 Dobo bersama para guru. Pembicaraan difokuskan pada kesiapan sekolah menghadapi tahun ajaran baru, mulai dari kondisi fasilitas pendidikan, kenyamanan lingkungan sekolah, hingga upaya menciptakan suasana belajar yang aman, tertib, dan menyenangkan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, pendidikan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian serius. Karena itu, pemantauan langsung dilakukan untuk memastikan setiap sekolah mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik sejak hari pertama kegiatan belajar mengajar dimulai.

Para guru menyambut positif kunjungan tersebut. Mereka menilai kehadiran kepala daerah di tengah-tengah sekolah menjadi suntikan semangat bagi tenaga pendidik sekaligus motivasi bagi para siswa untuk lebih giat belajar dan meraih prestasi.

Tidak hanya di SD Inpres 4 Dobo, Bupati Timotius Kaidel juga melanjutkan pemantauan ke sejumlah sekolah lain di Kota Dobo. Langkah ini dilakukan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran nyata mengenai kesiapan satuan pendidikan dalam menyambut tahun ajaran baru.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, guru, orang tua, hingga masyarakat.

Semangat itu sejalan dengan kampanye yang terus digaungkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku mengenai pentingnya keterlibatan ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Edi Setiawan, sebelumnya mengajak masyarakat meninggalkan pola pikir yang membebankan seluruh tanggung jawab pengasuhan kepada ibu. Menurutnya, kehadiran dan kedekatan emosional seorang ayah sejak dini memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter dan masa depan anak.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan Pendataan Keluarga (PK) tahun 2025, fenomena fatherless atau minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak di Maluku masih mencapai 22,5 persen. Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan secara nasional baru sekitar 37,17 persen anak usia 0–5 tahun yang memperoleh pengasuhan secara seimbang dari kedua orang tua kandungnya.

Dengan perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan sejak hari pertama sekolah, diharapkan lahir generasi muda Kepulauan Aru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kuat, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. (ji3)