Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun menghadiri acara pelepasan peserta didik TK Beata Maria Saranafana Learning Center Langgur Tahun Ajaran 2025/2026 di Aula Kantor Bupati, Sabtu (13/6). (Foto: Diskominfo Malra)

Investasi Terbaik untuk Masa Depan Ada di Ruang Kelas Anak-Anak

13

Langgur, JejakInfo.id – Tawa dan keceriaan anak-anak memenuhi Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Sabtu (13/6). Di balik suasana penuh kebahagiaan itu, tersimpan harapan besar tentang masa depan daerah dan bangsa.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan investasi paling berharga yang dapat diberikan kepada generasi penerus. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara pelepasan peserta didik TK Beata Maria Saranafana Learning Center Langgur Tahun Ajaran 2025/2026.

Menurut Hanubun, momen pelepasan siswa taman kanak-kanak bukan sekadar seremoni akhir tahun ajaran. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi penanda awal perjalanan panjang anak-anak dalam meraih cita-cita dan masa depan mereka.

“Langkah mereka hari ini memang kecil, tetapi mimpi yang sedang mereka bangun sangat besar. Bisa saja suatu hari nanti ada anak yang hadir di ruangan ini kembali sebagai pemimpin daerah, guru, pengusaha, suster, pastor, atau profesi lainnya. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan,” ujarnya disambut tepuk tangan para orang tua dan guru.

Bupati menilai pendidikan usia dini memiliki peran yang sangat menentukan karena menjadi pondasi utama pembentukan karakter dan kepribadian anak. Pada fase inilah nilai-nilai dasar kehidupan mulai ditanamkan dan akan terus terbawa hingga mereka dewasa.

Karena itu, ia menegaskan bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah maupun keluarga adalah investasi pada pendidikan.

“Keberhasilan suatu daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Jika kita ingin masa depan yang lebih baik, maka pendidikan anak harus menjadi prioritas,” katanya.

Hanubun juga memberikan apresiasi kepada TK Beata Maria Saranafana Learning Center yang dinilai berhasil menggabungkan pendidikan akademik dengan pembentukan karakter.

Menurutnya, sekolah tersebut tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama.

“Di usia dini, anak-anak mulai belajar menghormati orang lain, mencintai kebenaran, bekerja sama, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Karakter yang dibangun sejak kecil akan menjadi bekal penting bagi mereka ketika dewasa nanti,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Peran keluarga, terutama orang tua, menjadi faktor yang sangat menentukan dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak.

“Rumah adalah sekolah pertama bagi anak, sedangkan orang tua adalah guru pertama mereka. Pendidikan yang baik harus dimulai dari rumah melalui perhatian, kasih sayang, dan teladan yang diberikan setiap hari,” tegas Hanubun.

Sementara itu, Kepala TK Beata Maria Saranafana Learning Center, Sr. Veronica Ruga, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, para guru, dan seluruh orang tua yang selama ini mendukung proses pendidikan di sekolah tersebut.

Menurutnya, keberhasilan anak-anak menyelesaikan pendidikan taman kanak-kanak merupakan buah dari kerja sama yang erat antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi proses tumbuh kembang mereka.

Acara pelepasan berlangsung meriah dan penuh haru. Berbagai penampilan seni ditampilkan para siswa, mulai dari tarian nusantara hingga pemutaran video ucapan terima kasih kepada guru-guru yang telah mendampingi mereka selama masa belajar.

Pada kesempatan itu, Bupati Maluku Tenggara juga menyerahkan sertifikat kelulusan serta penghargaan Loyalty Award kepada para peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar yang telah mereka tunjukkan.

Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menegaskan komitmennya untuk terus menempatkan pendidikan anak usia dini sebagai salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia.

Harapannya, dari ruang-ruang kelas sederhana hari ini akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, beriman, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang. (ji4)