Kota Langgur diselimuti kabut asap, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bergerak lindungi warga dengan melakukan pembagian masker gratis, Rabu (7/10). (Ist)

Kabut Asap Selimuti Langgur, Pemkab Malra Turun Bagikan Masker Gratis

4

Langgur, JejakInfo.id — Kabut asap menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (7/10/2026). Kondisi tersebut langsung direspons Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat.

Langkah cepat itu dilakukan setelah Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menginstruksikan Dinas Kesehatan turun langsung ke lapangan untuk melindungi warga dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tenggara, Muchin Rahayaan, bersama jajarannya kemudian menyebar ke sejumlah ruas jalan utama di Kota Langgur. Masker dibagikan kepada pengendara, pejalan kaki, pedagang hingga anak-anak sekolah yang tetap beraktivitas di luar rumah.

“Atas perintah Bapak Bupati, Dinas Kesehatan wajib membagikan masker. Kami turun langsung ke jalan untuk melindungi warga dari bahaya kabut asap,” kata Rahayaan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi udara yang memburuk. Paparan asap dapat memicu gangguan saluran pernapasan, memperburuk penyakit tertentu, hingga menyebabkan iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan.

“Gangguan pernapasan, infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA, kambuhnya penyakit asma, serta iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan menjadi sejumlah risiko yang perlu diwaspadai,” ujarnya.

Menurut Rahayaan, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih selama kondisi kabut asap berlangsung.

Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat. Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker, terutama jenis N95, KF94 atau masker bedah.

Selain menggunakan masker, warga diminta menutup pintu dan jendela rumah untuk mencegah asap masuk. Masyarakat juga dianjurkan memperbanyak minum air putih dan menjaga asupan makanan bergizi.

Dinas Kesehatan turut mengingatkan warga untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, mata perih atau keluhan kesehatan lainnya setelah terpapar asap.

Fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, seperti puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dapat menjadi tempat pemeriksaan apabila muncul keluhan akibat paparan asap.

Kondisi di Langgur tersebut juga sejalan dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Pattimura terkait potensi asap di sejumlah wilayah Maluku.

Dalam siaran pers Nomor e.B/ME.02.04/020/KAMQ/X/2026 tertanggal 3 Oktober 2026, BMKG menyebut selama sepekan terakhir teramati asap tipis hingga sedang menyelimuti langit Maluku dengan jarak pandang berkisar 5–9 kilometer.

BMKG juga memprakirakan potensi asap kategori sedang di sejumlah wilayah, termasuk Kota Ambon, Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, serta bagian utara Kepulauan Tanimbar.

Pemkab Maluku Tenggara memastikan upaya perlindungan kesehatan masyarakat akan terus dilakukan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut. Pemerintah juga mengimbau warga tetap waspada dan mengutamakan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. (ji4)