Kafilah Maluku siap berlaga di MTQ Nasional XXXI yang akan berlangsung di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, sejak 12—20 September 2026. (Ist)

Kafilah Maluku 90 Persen Siap Berlaga di MTQ Nasional XXXI Semarang

18

Ambon, JejakInfo.id — Kafilah Provinsi Maluku semakin mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, 12–20 September 2026.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku, Kasrul Selang kepada JejakInfo.id, menjelaskan, hingga Rabu, 9 September 2026, persiapan kafilah Maluku telah mencapai sekitar 90 persen. Sebanyak 55 orang akan menjadi bagian dari rombongan yang membawa nama Maluku dalam ajang nasional tersebut.

Dari jumlah itu, kata Kasrul, terdapat 34 peserta yang akan berkompetisi pada berbagai cabang dan mata lomba. Mereka akan didampingi delapan pelatih, delapan pendamping, empat pengurus LPTQ Provinsi Maluku, serta satu orang Dewan Hakim Nasional asal Maluku, Mariam Hakim.

Ia mengaku, Pengurus LPTQ Maluku sebelumnya telah berupaya menambah jumlah Dewan Hakim Nasional dari Maluku. Namun, hingga saat ini baru satu nama yang berhasil terakomodasi.

Keikutsertaan kafilah Maluku tahun ini juga mendapat perhatian khusus karena Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Prof. Dr. Haji Abdullah Latuapo, turut bergabung dalam rombongan.

Kehadiran Ketua MUI Maluku diharapkan memberikan tambahan motivasi dan semangat kepada para peserta yang akan berjuang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Ini menjadi semangat tersendiri bagi adik-adik kita untuk bertanding. Mudah-mudahan kehadiran beliau memberikan energi positif bagi kafilah Maluku,” ucap Kasrul.

Diakuinya, sebanyak 13 peserta Maluku sebelumnya telah berada di Jakarta. Mereka dijadwalkan bergabung dengan peserta lainnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 11 September sebelum bersama-sama bertolak menuju Semarang.

Sementara rombongan besar dari Ambon mulai bergerak sejak 9 September. Para peserta, pelatih dan pendamping dari sejumlah kabupaten/kota terlebih dahulu dikonsolidasikan di salah satu hotel di Ambon.

"Seluruh rombongan dijadwalkan berangkat menuju Semarang pada 11 September dan diperkirakan tiba sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Sesampainya di Semarang, kafilah Maluku akan langsung mengikuti rangkaian agenda MTQ Nasional, termasuk pendaftaran ulang, pengambilan nomor tampil dan sejumlah kegiatan pembukaan," urainya.

Rangkaian perlombaan dijadwalkan mulai berlangsung pada 13 hingga 14 September dan dilanjutkan dengan tahapan perlombaan lainnya hingga penutupan.

Kafilah Maluku juga akan ambil bagian dalam pawai taaruf serta defile peserta pada rangkaian pembukaan MTQ Nasional XXXI.

Persiapan kafilah tidak hanya dilakukan dari sisi peserta, tetapi juga menyangkut kebutuhan selama berada di Semarang. Akomodasi, transportasi lokal, konsumsi dan kebutuhan pendukung lainnya disebut telah mencapai sekitar 90 persen.

Panitia juga telah menyiapkan sejumlah kendaraan bagi kafilah, termasuk bus dan kendaraan operasional untuk menunjang mobilitas selama berada di Semarang.

Koordinasi dengan pemerintah dan panitia daerah setempat juga terus dilakukan, termasuk dengan jajaran Satpol PP Provinsi Jawa Tengah yang akan membantu mendukung kelancaran aktivitas kafilah Maluku selama berada di Semarang.

Pengurus LPTQ Provinsi Maluku, tambah Kasrul, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang selama ini memberikan dukungan terhadap persiapan kafilah.

"Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Gubernur Maluku beserta istri, Wakil Gubernur beserta istri, serta Sekretaris Daerah Maluku beserta istri atas dukungan moral maupun material," ucapnya bangga.

Dukungan juga datang dari para bupati dan wali kota di Maluku yang turut memberikan support melalui LPTQ kabupaten/kota.

Tak kalah penting, sejumlah instansi, sekolah dan perguruan tinggi telah memberikan izin kepada peserta, pelatih maupun pendamping yang berada di lingkungan mereka untuk mengikuti MTQ Nasional.

Sejumlah peserta bahkan berasal dari berbagai daerah di Maluku, mulai dari Kepulauan Aru, Tual, Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Ambon dan daerah lainnya.

Dukungan serupa juga diberikan jajaran Kementerian Agama di tingkat kabupaten/kota di Maluku.

Dengan persiapan yang kini telah mencapai 90 persen, kafilah Maluku tinggal memantapkan langkah menuju Semarang.

Lebih dari sekadar mengikuti perlombaan, kehadiran 34 peserta menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan putra-putri Maluku di panggung MTQ nasional.

Dukungan pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, instansi tempat peserta bernaung hingga masyarakat Maluku menjadi modal penting agar para peserta dapat tampil percaya diri dan memberikan hasil terbaik.

Kini, mata Maluku tertuju ke Semarang. Para peserta diharapkan mampu tampil maksimal, menjaga nama baik daerah dan membawa pulang prestasi dari MTQ Nasional XXXI. (ji1)