Konser amal peresmian Gereja Bethania Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Wab berlangsung di Stadion Maren, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggaran, Sabtu (3/10). (Ist)

Konser Amal Gereja Bethania Jadi Ajang Perkuat Ain Ni Ain

7

Langgur, JejakInfo.id — Konser amal peresmian Gereja Bethania Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Wab di Kabupaten Maluku Tenggara bukan sekadar menghadirkan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian, memperkuat gotong royong, dan merawat semangat persaudaraan masyarakat Kei dalam bingkai Ain Ni Ain.

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan setiap bentuk dukungan masyarakat dalam konser amal tersebut memiliki arti penting bagi pembangunan dan pelayanan Gereja Bethania Jemaat GPM Wab.

Hal itu disampaikan Hanubun sebelum konser amal digelar di Stadion Maren, Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (3/10/2026), malam.

Menurut Hanubun, konser tersebut harus dimaknai lebih luas karena di dalamnya terdapat nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Malam ini bukan sekadar konser, tetapi tentang kemanusiaan. Kita datang dengan kondisi dan kemampuan berbeda. Ada yang memberikan uang, ada yang membeli tiket, ada yang menjadi donatur, ada yang memberikan tenaga, ada yang memberikan talenta, dan ada yang hadir memberikan dukungan,” kata Hanubun.

Ia menilai, kekuatan utama dari kegiatan tersebut bukan hanya terletak pada pertunjukan yang disuguhkan, melainkan pada semangat masyarakat untuk bergerak bersama dan saling menopang.

Pembangunan maupun pelayanan gereja, kata Hanubun, akan semakin kuat ketika mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat yang dilandasi persatuan, kebersamaan dan kepedulian.

“Kegiatan ini bisa terlaksana karena adanya persatuan dan kesatuan, saling menopang, saling mendukung dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Hanubun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan konser amal tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga kebaikan ibu, bapak dan basodara semua mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Menurutnya, budaya gotong royong merupakan salah satu kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan. Pemerintah, gereja, masyarakat, dunia usaha, komunitas, maupun berbagai elemen lainnya dapat berkolaborasi untuk mewujudkan kepentingan bersama.

Karena itu, Hanubun mengajak masyarakat menjadikan konser amal tersebut sebagai momentum untuk berbagi sekaligus menunjukkan kepedulian.

“Mari kita semua ikut ambil bagian dalam momentum yang penuh sukacita ini. Mari hadir, saksikan konsernya, nikmati kebersamaan dan sekaligus beramal,” ajaknya.

Ia menegaskan, kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Bukan hanya menikmati hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama mendukung pembangunan dan pelayanan Gereja Bethania Jemaat GPM Wab.

“Hadir bukan hanya untuk menikmati hiburan, tetapi juga untuk berbagi, memberi, dan menjadi bagian dari sebuah karya bersama,” tuturnya.

Di kesempatan itu, Hanubun kembali mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat semangat Ain Ni Ain, sebagai nilai persaudaraan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Maluku Tenggara.

“Mari baku gandeng tangan dan saling menopang dalam semangat Ain Ni Ain,” katanya.

Hanubun berharap semangat kebersamaan dan kepedulian yang lahir dari konser amal tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus hidup dan menjadi kekuatan masyarakat dalam membangun daerah.

“Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita samua,” pungkas Hanubun. (ji4)

1 Menyukai postingan ini