-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Dobo, JejakInfo.id – Suasana penuh harapan dan semangat mewarnai acara pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Kepulauan Aru yang akan berlaga pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Kota Ambon.
Bertempat di Lantai II Gedung BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (15/6), Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, mewakili Bupati Timotius Kaidel, secara resmi melepas keberangkatan para peserta, pelatih, dan pendamping yang akan membawa nama daerah dalam ajang keagamaan terbesar tingkat provinsi tersebut.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Djumpa menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar arena kompetisi untuk mengejar gelar juara. Lebih dari itu, MTQ merupakan wadah syiar Islam dan sarana pembentukan generasi Qur’ani yang mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Keikutsertaan Kafilah Kabupaten Kepulauan Aru dalam MTQ ini bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti MTQ memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda yang religius, berakhlak, serta mampu menjaga persaudaraan dalam keberagaman.
Ia berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi generasi muda Aru dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat semangat toleransi yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Kepulauan Aru.
Kepada seluruh anggota kafilah, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi selama menjalani proses pembinaan dan seleksi.
“Saudara-saudari adalah putra-putri terbaik daerah yang telah dipersiapkan melalui proses yang panjang. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, disiplin, dan semangat juang yang tinggi,” pesannya.
Ia pun mendoakan agar seluruh peserta diberikan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan selama mengikuti perlombaan di Ambon.
Sementara itu, Ketua Rombongan Kafilah MTQ Kabupaten Kepulauan Aru, Armand Walay, yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kepulauan Aru, menyebut MTQ merupakan momentum penting untuk melihat hasil pembinaan yang selama ini dilakukan terhadap para peserta di berbagai cabang lomba.
Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wahana pembentukan generasi Qur’ani yang mampu menjadi inspirasi di tengah masyarakat.
Pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku tahun ini, Kabupaten Kepulauan Aru mengirimkan kafilah berjumlah 55 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, pendamping, pengurus LPTQ, tim kesehatan, tim multimedia, dan unsur pimpinan kafilah.
Mereka akan bertanding pada enam cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Mengusung motto “Dari Bumi Jargaria Menebar Cahaya Al-Qur’an, Meraih Prestasi Berakhlak, dan Menginspirasi,” kafilah dijadwalkan bertolak menuju Ambon pada 19 Juni 2026 menggunakan KM Labobar.
Armand Walay juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, LPTQ, para pelatih, pembina, orang tua peserta, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga persiapan kafilah dapat berjalan dengan baik.
Pelepasan kafilah turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala sekolah, serta keluarga para peserta yang memberikan doa dan dukungan bagi keberhasilan Kafilah MTQ Kabupaten Kepulauan Aru di tingkat provinsi. (ji3)




