Mantan Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaf. (Ist)

Mantan Gubernur Maluku Said Assagaf Berpulang: Maluku Berkabung, Doa Mengalir dari Kader PDIP

110

Ambon, JejakInfo.id — Maluku kehilangan salah satu putra terbaiknya. Ir. Said Assagaf, mantan gubernur yang dikenal sebagai figur tenang dan pekerja senyap, wafat dan meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat yang pernah ia layani. 

Dari kalangan politik, ucapan belasungkawa mengalir, termasuk dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw.

Lucky, yang juga Anggota DPRD Kota Ambon, mengenang Assagaf sebagai pemimpin yang membangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga harapan.

“Sepanjang perjalanan kariernya, beliau selalu memperjuangkan kesejahteraan rakyat Maluku,” ujarnya dengan suara yang terdengar berat ketika dihubungi media.

Dalam ingatannya, Assagaf bukan sekadar tokoh politik. Ia adalah mentor, panutan, sekaligus sosok rendah hati yang tak pernah lelah memikirkan rakyat.

Lucky mengaku beruntung pernah berada dalam tim yang mendukung Assagaf saat maju sebagai calon wakil gubernur mendampingi Karel Ralahalu. 

“Beliau bijaksana, santun, dan selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat. Kehilangannya adalah duka bagi kita semua,” tambahnya.

Said Assagaf dikenal luas sebagai birokrat matang sebelum naik menjadi Wakil Gubernur dan kemudian Gubernur Maluku.

Masa kepemimpinannya meninggalkan jejak yang sulit dipisahkan dari perjalanan pembangunan daerah ini, baik dalam pembangunan fisik maupun penguatan nilai-nilai sosial dan politik yang berdampak hingga hari ini.

Kepergian Assagaf meninggalkan ruang hening yang sulit diisi, namun rekam jejak pengabdiannya akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat Maluku.

“Semoga keluarga diberi ketabahan, dan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Kita kehilangan seorang pemimpin yang tulus,” tutup Lucky.

Maluku berkabung, namun warisan pengabdian Said Assagaf tetap menjadi suluh bagi banyak orang yang pernah merasakan ketulusannya dalam memimpin. (ji3)