-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Ambon, JejakInfo.id — Tahapan pemilihan rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) memasuki babak baru.
Proses yang sebelumnya telah dilalui dengan ditetapkannya tiga calon, kini dimentahkan lagi oleh "pemegang saham pengendali" yang berlokasi di kompleks Maranatha, Jalan Pattimura, Sirimau Kota Ambon.
Sebut saja para "penguasa gedung putih". Dengan kuasa yang dimiliki, penentuan tiga nama yang lolos harus dibatalkan. Tahapan diulang lagi dari awal.
Satu nama yang telah gugur di tahapan sebelumnya lewat pemilihan senat yakni; Prof Rahel Iwamony, PhD, kembali diizinkan ikut bertarung.
Entah apa alasannya? Patut diduga ada skenario terselubung dibalik proses pemilihan rektor UKIM.
Sebelumnya, tahapan pemilihan oleh senat sudah dilakukan. Tiga nama yang dinyatakan lolos berdasarkan peringkat perolehan suara antara lain: Dr Melkhianus Hendrik Pentury, M.Si (10 suara); Dr Simon Pieter Soegijono, SE.,M.Si (10 suara); dan Dr Steve Gaspersz, M.Th (7 suara). Sementara Profesor Iwamony berada di posisi buncit dengan meraih 5 suara.
Tahapan ini sempat terhenti, dikarenakan jabatan Rektor Dr Henky Herzon Hetharia, M.Th telah berakhir 14 Oktober.
Setelah pengalihan kepemimpinan dan Prof John Ruhulessin, M.Si ditugaskan menjadi pelaksana tugas Rektor UKIM, tahapan pemilihan rektor UKIM kembali di ulang dari awal. Profesor Iwamony kembali diizinkan untuk mengikuti proses pencalonan.
Informasi yang diterima, Senin (10/11), telah dilakukan penyampaikan visi misi oleh keempat calon rektor.
Dijadwalkan Kamis (14/11), akan dilakukan penentuan dari empat calon menjadi tiga calon.
"Iya, besok (Kamis) itu penentuan dari empat calon menjadi tiga," kata sumber JejakInfo.id via WhatsApp, Selasa (11/11).
Sumber media ini yang adalah staf pengajar di kampus UKIM mengaku, heran atas proses pemilihan rektor yang dilakukan dari awal.
"Ada apa, sampai proses diulang," tanya sumber.
Dari sini, kata sumber, jelas tergambar bawah ada upaya untuk meloloskan calon tertentu. Dan otomatis calon tersebut telah disiapkan menjadi rektor UKIM.
"Bung bisa lihat sendiri. Ada apa? Jelas-jelas ini kepentingan dari para ahli-ahli taurat," singgung sumber yang tujuannya mengarah ke penguasa gedung putih, kompleks Maranatha.
Media ini mencoba menghubungi Plt Rektor UKIM Profesor Ruhulessin, namun belum direspon. Pesan singkat yang dikirim via ponsel sampai berita ini ditayang, belum juga dibalas. (ji5)




