Gubernur Sadali Ie dan Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 3 Hatiwe Besar, Rabu (15/1/2025). (Ist)

Program MBG Belum Dijalankan di Malteng

310

MASOHI, JEJAKINFO.ID – Program anyar Presiden Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah diluncurkan sejak, Senin (6/1/2025).

Sebagian besar wilayah di Indonesia telah menjalankan salah satu program prioritas ala Presiden Prabowo, termasuk di Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Berbeda dengan yang terjadi di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Sudah sebulan lebih, pemerintah setempat belum juga melaksanakan program MBG.

Pantauan JejakInfo.id, Selasa (11/2/2025) pada beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kota Masohi tak terlihat adanya upaya pemerintah menyediakan MBG bagi para siswa.

Padahal program tersebut telah diluncurkan sejak awal Januari 2025. Bahkan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka pernah mengagendakan untuk memantau MBG di Kota Ambon, Maluku, beberapa waktu lalu.

Hanya karena kesibukan eks Walikota Solo itu batal berkunjung dan memantau MBG di Kota Ambon.

Pembatalan akan kedatangan anak sulung eks Presiden Joko Widodo itu, tidak mengurangi hikmah pelaksanaan MBG pada salah satu SD di Hatiwe Besar, Teluk Ambon, Maluku.

Kegiatan itupun dilaksanakan dan dipantau langsung Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Forkopimda Maluku.

Kembali lagi ke Malteng, entah apa yang menjadi alasan, sehingga kegiatan ini belum juga dijalankan. 

Namun, informasi yang diterima, jika pemerintah daerah setempat masih menunggu surat pemberitahuan atau petunjuk teknis pelaksanaan MBG.

"Program MBG belum dijalankan pada sekolah–sekolah di Malteng. Kalau sudah jalan pasti anak–anak didik kita sudah nikmati program Pak Presiden Prabowo," ungkap salah satu tenaga pendidik kepada media ini.

Guru SD yang enggan menyebut namanya itu mengaku heran kenapa program ini belum juga dilaksanakan. Padahal itu telah dicanangkan oleh Presiden.

"Apa alasan belum juga dijalankan? Apakah karena belum ada anggaran ataukah ada kesibukan lain? Ini program Pak Presiden, dan wajib untuk dijalankan," ucapnya. (*)