Komisaris PT Pertamina International Shipping, Michael Wattimena bersama Menteri ESDM, H. Bahlil Lahadalia. (Ist)

Sinyal Kuat dari Jakarta, Proyek Raksasa Blok Masela Bersiap Dimulai

33

Jakarta, JejakInfo.id – Harapan masyarakat Maluku untuk menyaksikan dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional Gas Abadi Blok Masela semakin mendekati kenyataan. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan di sektor energi kini terus mengintensifkan koordinasi guna memastikan pelaksanaan ground breaking proyek tersebut dapat berjalan sesuai rencana.

Perkembangan itu disampaikan Komisaris PT Pertamina International Shipping (PIS) sekaligus Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Dr. Michael Wattimena, SE., SH., MM, usai mengikuti rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait.

Rapat yang berlangsung secara daring tersebut dihadiri Kepala SKK Migas, PT INPEX, Pertamina, Petronas, serta Pemerintah Provinsi Maluku yang diwakili Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, dan Sekretaris Daerah Maluku selaku Ketua Tim Terpadu.

“Pagi tadi kami melakukan zoom meeting bersama Kepala SKK Migas, PT INPEX, Pertamina, Petronas, dan Pemerintah Provinsi Maluku. Fokus pembahasannya adalah kesiapan pelaksanaan ground breaking proyek Gas Abadi Blok Masela,” kata pria yang akrab disapa Bung Michael Wattimena (BMW).

Menurutnya, pertemuan itu tidak hanya membahas kesiapan pelaksanaan seremoni awal pembangunan, tetapi juga memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat realisasi proyek yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Maluku.

BMW mengungkapkan, dalam rapat tersebut juga mengemuka komitmen kuat Menteri ESDM, H. Bahlil Lahadalia, untuk memastikan pengelolaan Gas Abadi Blok Masela mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah sekaligus mendukung kepentingan nasional.

Ketegasan Menteri ESDM, lanjutnya, menjadi sinyal positif bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terhadap proyek yang diyakini akan membawa perubahan besar bagi Maluku dan kawasan Indonesia Timur.

“Dengan adanya ketegasan dari Menteri ESDM, Bapak Bahlil diharapkan dampak pengelolaan Gas Abadi Blok Masela semakin jelas. Harapan kita, beliau dapat meyakinkan Presiden Bapak Prabowo Subianto, sehingga pelaksanaan ground breaking dapat segera terlaksana sesuai rencana,” ujarnya.

Proyek Gas Abadi Blok Masela selama ini dipandang sebagai salah satu proyek energi paling strategis di Indonesia. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain membuka peluang investasi dalam skala besar, proyek ini diyakini mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, serta menghadirkan efek berganda bagi perkembangan ekonomi Maluku.

Karena itu, seluruh pihak yang tergabung dalam Tim Terpadu terus memperkuat sinergi dan koordinasi agar seluruh persiapan dapat berjalan optimal menjelang pelaksanaan ground breaking.

“Pemerintah, SKK Migas, operator proyek, serta seluruh stakeholder memiliki komitmen yang sama agar proyek ini berjalan sesuai target dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Maluku,” tutup BMW.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, proyek yang telah lama dinantikan ini kini memasuki fase yang semakin menentukan. Masyarakat Maluku pun menaruh harapan besar agar langkah awal pembangunan Gas Abadi Blok Masela segera terwujud dan membuka babak baru bagi masa depan ekonomi daerah. (ji1)