Sebanyak 1.036 lulusan Unpatti resmi diwisuda, Rabu (29/7). (Ist)

1.036 Lulusan Unpatti Resmi Diwisuda, Rektor: "Jadilah Pembawa Solusi, Bukan Bagian dari Masalah"

25

Ambon, JejakInfo.id – Ribuan senyum, pelukan haru, dan rasa bangga memenuhi Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti), Rabu (29/7/2026). Hari itu menjadi momentum yang akan selalu dikenang oleh 1.036 mahasiswa yang resmi menyandang gelar sarjana, magister, dan doktor setelah menuntaskan perjalanan akademik mereka di kampus terbesar di Provinsi Maluku.

Prosesi wisuda Periode Juli 2026 tidak hanya berlangsung di kampus utama Poka, Kota Ambon, tetapi juga secara serentak di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Aru. 

Di balik toga yang dikenakan para lulusan, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan, pengorbanan, doa orang tua, hingga tekad untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Namun, bagi Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., wisuda bukanlah garis akhir. Justru sebaliknya, hari itu menjadi titik awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia nyata yang penuh tantangan sekaligus peluang.

"Dunia sedang bergerak sangat cepat. Perubahan datang tanpa henti, penuh ketidakpastian, tetapi juga membuka peluang besar bagi mereka yang memiliki kreativitas, integritas, dan daya juang tinggi," ujar Prof. Fredy di hadapan para wisudawan, orang tua, serta sivitas akademika.

Menurutnya, gelar akademik yang kini melekat di belakang nama para lulusan bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

"Hari ini gelar akademik resmi melekat pada nama saudara. Itu adalah amanah sekaligus tanggung jawab moral untuk menghadirkan manfaat di tengah masyarakat," pesannya.

Prof. Fredy kemudian menitipkan tiga pesan penting yang diharapkan menjadi bekal para lulusan dalam menjalani kehidupan setelah meninggalkan bangku kuliah.

Pesan pertama adalah menjadi pembelajar sepanjang hayat. Ia mengingatkan bahwa ijazah bukan akhir dari proses belajar, melainkan pintu menuju pembelajaran yang sesungguhnya dalam kehidupan.

Pesan kedua adalah menjaga integritas dan karakter. Menurutnya, kecerdasan tanpa kejujuran dan etika tidak akan pernah memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat.

"Jadilah agen perubahan yang membawa solusi, bukan bagian dari masalah," tegasnya.

Sementara pesan ketiga adalah menjaga nama baik almamater di mana pun para alumni mengabdikan diri. Ia berharap lulusan Universitas Pattimura tampil sebagai pribadi yang profesional, tangguh menghadapi perubahan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.

Sebelumnya, Ketua Senat Universitas Pattimura, Prof. Dr. Tony Pariela, M.Si., juga mengingatkan para lulusan bahwa dunia saat ini sedang berada dalam era disrupsi teknologi yang membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia.

Menurutnya, perkembangan teknologi memang menghadirkan berbagai kemudahan, tetapi di sisi lain juga melahirkan tantangan baru yang harus dihadapi dengan bijaksana.

Karena itu, ia mengajak para wisudawan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif agar mampu menciptakan inovasi, membuka peluang, serta memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Suasana haru semakin terasa ketika Rektor menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, wali, suami, istri, dan seluruh keluarga yang telah menjadi bagian penting dari perjuangan para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.

"Atas nama seluruh sivitas akademika Universitas Pattimura, kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh orang tua dan keluarga para wisudawan atas doa, kesabaran, serta pengorbanan yang telah diberikan. Keberhasilan hari ini adalah keberhasilan kita bersama," ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Senat Universitas, para dosen, serta tenaga kependidikan yang selama ini terus mengabdikan diri dalam meningkatkan mutu pendidikan di Universitas Pattimura.

Melalui wisuda ini, Unpatti kembali melepas lebih dari seribu putra-putri terbaik Maluku dan Indonesia dengan harapan mereka tidak hanya menjadi lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga hadir sebagai pemimpin masa depan yang berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan dunia. (ji6)

1 Menyukai postingan ini