-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Langgur, JejakInfo.id — Kesempatan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis dimanfaatkan sekitar 120 warga dari tiga ohoi di Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.
Warga dari Ohoi Dunwahan, Letman, dan Sitniohoi itu antusias mengikuti layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dipusatkan di Ohoi Dunwahan, Selasa (1/9/2026).
Tak hanya pemeriksaan kesehatan umum, masyarakat juga mendapat kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis. Tim kesehatan menghadirkan dokter spesialis anak serta dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT).
Kehadiran layanan tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka lebih dini tanpa harus menunggu munculnya keluhan atau penyakit yang lebih serius.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Muchsin Rahayaan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong masyarakat agar semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan sejak dini.
“Tujuan daripada kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dini melalui pergerakan perilaku hidup sehat, peningkatan cakupan cek kesehatan gratis, serta menghadirkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kecil,” ujar Muchsin.
Menurutnya, pelayanan kesehatan seharusnya tidak hanya hadir ketika masyarakat sudah jatuh sakit. Pemeriksaan secara berkala dan deteksi dini justru menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
Karena itu, kegiatan di Dunwahan tidak hanya diisi dengan pemeriksaan kesehatan. Masyarakat juga diajak mengikuti senam bersama dan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat.
Khusus pemeriksaan oleh dokter spesialis anak dan THT, warga mendapat ruang untuk berkonsultasi secara langsung mengenai kondisi kesehatan yang mereka maupun anggota keluarganya alami.
Bagi Muchsin, mendekatkan pelayanan kesehatan hingga ke ohoi merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat di wilayah-wilayah kecil tidak kesulitan mendapatkan akses layanan medis.
“Kita berharap masyarakat tidak menunggu sampai penyakit menjadi lebih parah untuk mendapatkan pelayanan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Melalui senam bersama, masyarakat diajak membiasakan aktivitas fisik, sementara edukasi kesehatan diberikan untuk memperkuat pemahaman tentang pencegahan berbagai penyakit.
Muchsin menegaskan, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak cukup hanya dengan tersedianya fasilitas maupun tenaga medis. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan terlibat aktif dalam upaya pencegahan juga menjadi faktor penting.
“Output daripada kegiatan ini adalah terlaksananya kampanye hidup sehat serta meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam rangka perilaku hidup sehat,” pungkasnya.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Melalui layanan CKG yang menyentuh langsung masyarakat, pemerintah berharap budaya memeriksakan kesehatan secara berkala semakin tumbuh. Dengan begitu, menjaga kesehatan tidak lagi dilakukan setelah penyakit datang, tetapi menjadi kebiasaan yang dimulai sejak dini dan dilakukan bersama-sama di tengah masyarakat. (ji4)
