Ketua Organizing Committee, Izaac Sitaniapessy. (Ist)

21 April Golkar Malteng Gelar Musda, Dua Nama Menguat Rebut Kursi Ketua

135

Ambon, JejakInfo.id — Suasana politik di tubuh Partai Golkar Maluku Tengah mulai memanas jelang Musyawarah Daerah (Musda). Tiga nama mencuat dalam perebutan kursi Ketua DPD, namun hanya dua figur yang kini paling kencang diperbincangkan di kalangan internal partai.

Mereka adalah Hasan Alkatiri dan Rusbani Silawane. Keduanya disebut-sebut mulai menggalang kekuatan serius, merapatkan barisan hingga ke tingkat kecamatan demi mengamankan dukungan.

Satu nama lainnya, Tammat R. Talaohu, juga masuk dalam bursa. Namun hingga kini, peta kekuatan lebih banyak mengerucut pada dua kandidat terdepan yang dinilai memiliki jaringan politik lebih solid.

Di balik layar, manuver terus bergerak. Para kandidat berlomba meraih simpati pemilik suara. Mulai dari pimpinan kecamatan, organisasi sayap, hingga struktur partai di berbagai tingkatan.

Syarat dukungan minimal menjadi kunci penting untuk bisa resmi maju dalam kontestasi ini.

Ketua Organizing Committee, Izaac Sitaniapessy, memastikan bahwa Musda akan digelar pada 21 April 2026, sesuai jadwal yang telah disepakati bersama.

“Pelaksanaan sudah terjadwal, mengikuti usulan dari DPD II ke DPD I,” ujarnya.

Sitaniapessy yang adalah Anggota DPRD Malteng ini mengaku, rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Kota Masohi. Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Islamic Centre Masohi, sementara sidang-sidang akan digelar di Lounussa Beach.

Kata dia, dari total 19 kecamatan di Maluku Tengah, hanya 18 yang dipastikan ikut sebagai peserta.

"Satu kecamatan di wilayah Banda belum memiliki kepengurusan definitif, sehingga belum dapat ambil bagian dalam forum penting tersebut," ungkapnya.

Pendaftaran bakal calon ketua akan dibuka pada 17 April. Setiap kandidat wajib memenuhi persyaratan sesuai aturan partai, yang akan diumumkan secara resmi oleh panitia.

Lebih dari sekadar perebutan kursi, Musda kali ini dipandang sebagai momentum konsolidasi besar. Harapannya, siapapun yang terpilih nantinya mampu merajut kembali kekuatan partai dan menatap jauh ke depan, menuju pertarungan politik pada Pemilu 2029. (ji5)