Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., meninjau langsung proses seleksi mahasiswa baru UTBK jalur Mandiri, Selasa (23/6). (Ist)

3.152 Calon Mahasiswa Berebut Tiket Masuk Unpatti Lewat Seleksi Mandiri

34

Ambon, JejakInfo.id – Ribuan wajah penuh harap memadati Universitas Pattimura (Unpatti), Selasa (23/6). Dengan langkah pasti namun penuh ketegangan, para calon mahasiswa baru memasuki ruang ujian untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur mandiri Tahun Akademik 2026.

Bagi sebagian peserta, hari itu bukan sekadar ujian biasa. Ini adalah momentum penting yang bisa menjadi penentu masa depan mereka, gerbang menuju bangku kuliah dan awal perjalanan meraih cita-cita.

Tercatat sebanyak 3.152 peserta mengikuti seleksi mandiri Unpatti tahun ini. Mereka datang bukan hanya dari Kota Ambon, tetapi juga dari berbagai wilayah kepulauan di Maluku, membawa harapan besar untuk bisa menjadi bagian dari kampus terbesar di provinsi ini.

Sejak pagi, suasana di Gedung Registrasi Unpatti, Kampus Poka, Teluk Ambon, terlihat ramai namun tertib. Para peserta tampak serius menatap layar komputer. Sebagian terlihat tenang, sebagian lainnya masih menyimpan rasa gugup menjelang ujian dimulai.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., meninjau langsung pelaksanaan ujian. Didampingi panitia, tim humas, dan sejumlah staf kampus, ia memastikan seluruh proses seleksi berjalan lancar.

Di sela peninjauan, Rektor juga menyempatkan diri menyapa peserta dan berbincang dengan panitia. Baginya, seleksi mandiri bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dalam menjaring generasi muda terbaik Maluku.

“Seleksi ini menjadi salah satu barometer dalam menentukan calon mahasiswa baru yang akan diterima di Universitas Pattimura. Karena itu, peserta diharapkan dapat mengerjakan soal dengan baik agar memperoleh hasil maksimal,” ujarnya.

Pelaksanaan UTBK Mandiri tahun ini berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juni 2026. Untuk memastikan seluruh peserta terakomodasi dengan baik, ujian dibagi dalam 16 sesi atau empat sesi setiap hari.

Skema ini diterapkan menyesuaikan kapasitas ruangan dan fasilitas ujian yang tersedia. Dengan pengaturan tersebut, proses seleksi diharapkan berjalan tertib, lancar, dan nyaman bagi seluruh peserta.

Dari total peserta, sebanyak 2.517 orang mengikuti ujian di kampus utama Unpatti di Poka. Sementara peserta lainnya tersebar di sejumlah Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).

Mereka berasal dari berbagai daerah kepulauan di Maluku, yakni PSDKU Kepulauan Aru sebanyak 186 peserta, Maluku Barat Daya 140 peserta, Kota Tual 70 peserta, dan Kepulauan Tanimbar 41 peserta.

Penyebaran peserta di berbagai wilayah ini menunjukkan bahwa semangat untuk menempuh pendidikan tinggi terus tumbuh, bahkan hingga ke daerah-daerah kepulauan yang jauh dari pusat kota.

Rektor menjelaskan, Unpatti menyiapkan kuota penerimaan jalur mandiri sebanyak 3.457 kursi. Dengan jumlah peserta yang masih berada dalam batas daya tampung, peluang untuk lolos masih cukup terbuka bagi para peserta.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan tetap bergantung pada kesiapan dan kemampuan masing-masing peserta dalam menghadapi ujian.

“Kerjakan soal dengan jujur, fokus, dan penuh tanggung jawab. Ini adalah kesempatan untuk menentukan masa depan pendidikan kalian,” pesannya.

Setelah seluruh tahapan ujian selesai, hasil seleksi akan melalui proses pengolahan dan verifikasi oleh panitia sebelum diumumkan secara resmi pada 6 Juli 2026.

Pembukaan UTBK Mandiri juga dihadiri Kepala Biro Akademik Universitas Pattimura, Lussy Lopies, bersama jajaran pimpinan universitas dan panitia pelaksana.

Pelaksanaan seleksi ini menjadi bukti komitmen Universitas Pattimura dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda Maluku, baik yang berada di Kota Ambon maupun di wilayah-wilayah kepulauan.

Bagi ribuan peserta yang mengikuti ujian hari ini, perjalanan masih panjang. Namun satu hal yang pasti, mereka sedang memperjuangkan satu mimpi yang sama: meraih masa depan melalui pendidikan.

“Semoga seluruh rangkaian tes hingga 26 Juni berjalan lancar. Dengan memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Esa, UTBK Mandiri Universitas Pattimura secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutup Rektor. (ji6)