-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Langgur, JejakInfo.id — Kepemimpinan baru di Ohoi Selayar, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, dimulai dengan ajakan untuk berdamai dengan masa lalu. Kepala Ohoi Selayar, Amir Mahmud Takerubun, memilih persatuan dan gotong royong sebagai langkah pertama untuk membangun kembali kampung yang dipimpinnya.
Usai resmi dilantik pada 20 Agustus 2026, Amir menegaskan bahwa pembangunan Ohoi Selayar tidak akan berjalan maksimal jika masyarakat masih terjebak dalam perbedaan dan gesekan masa lalu.
Karena itu, ia ingin membuka lembaran baru. Hubungan kekeluargaan harus kembali dirajut, sementara rasa saling percaya di tengah masyarakat perlu diperkuat.
“Program pertama yang akan kami lakukan adalah membangun kembali Ohoi Selayar dengan menguatkan hubungan kekeluargaan. Kemarin sempat ada sedikit gesekan, maka ke depan kita harus merajut kembali silaturahmi agar persaudaraan kembali erat,” ujar Amir kepada awak media di ruang kerja Bupati Maluku Tenggara, Kamis (20/8/2026).
Bagi Amir, membangun sebuah ohoi bukan sekadar mendirikan jalan, fasilitas umum atau infrastruktur lainnya. Lebih dari itu, yang harus dibangun terlebih dahulu adalah persatuan masyarakat sebagai kekuatan utama pembangunan.
Ia tak ingin perbedaan yang pernah terjadi menjadi beban bagi masyarakat dalam menatap masa depan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kembali persatuan dan rasa kebersamaan. Kalau masyarakat bersatu, pembangunan akan lebih mudah kita lakukan,” katanya.
Semangat rekonsiliasi itu akan diarahkan Amir melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Budaya gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Maluku Tenggara ingin kembali dihidupkan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pembangunan masjid baru di Ohoi Selayar. Amir berharap pembangunan rumah ibadah tersebut tidak hanya menghasilkan sebuah fasilitas keagamaan, tetapi sekaligus menjadi momentum menyatukan masyarakat.
“Kita akan membangun masjid yang baru. Ke depan, semua masyarakat bisa bersatu dalam pembangunan masjid tersebut. Insyaallah,” ujarnya.
Ia melihat keterlibatan warga dalam pembangunan masjid sebagai simbol kebangkitan kebersamaan. Semua orang, tanpa melihat perbedaan masa lalu, diharapkan dapat mengambil bagian dalam pekerjaan bersama tersebut.
Amir juga memastikan tidak akan membeda-bedakan masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Ohoi.
“Saya hadir sebagai Kepala Ohoi Selayar dan seluruh masyarakat adalah masyarakat saya. Ke depan tidak ada lagi pikiran dendam. Kita tinggalkan yang lama, kita jaga kepercayaan bersama-sama,” tegasnya.
Ia ingin pemerintahan Ohoi tidak berjalan sendiri. Tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan dan seluruh unsur masyarakat harus diberi ruang untuk terlibat dalam menentukan arah pembangunan.
Menurut Amir, masyarakat harus merasa bahwa Ohoi adalah milik bersama. Pemerintah dan warga harus berjalan dalam satu langkah untuk menciptakan Selayar yang aman, harmonis dan semakin maju.
Amir resmi dilantik sebagai Kepala Ohoi Selayar pada 20 Agustus 2026 setelah melalui proses yang cukup panjang, sekitar tujuh tahun sejak pengukuhan di Ohoi Orang Kay Namar. Pelantikan tersebut dilakukan setelah dirinya ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Maluku Tenggara.
Atas terlaksananya pelantikan tersebut, Amir menyampaikan apresiasi kepada Bupati Maluku Tenggara, Camat Manyeuw, Penjabat Kepala Ohoi Selayar, Kepala Ohoi Namar, Badan Saniri Ohoi, keluarga serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan.
Kini, setelah menerima amanah kepemimpinan, Amir menghadapi pekerjaan besar. Bukan hanya membangun secara fisik, tetapi juga memastikan pelayanan pemerintahan berjalan adil, terbuka dan dirasakan seluruh masyarakat.
Ia pun kembali menitipkan pesan sederhana kepada masyarakat Selayar.
“Kita tinggalkan yang lama, kita bangun yang baru. Mari bersama-sama menjaga Ohoi Selayar.”
Pesan itu menjadi awal dari kepemimpinan Amir: bukan mencari siapa yang salah di masa lalu, tetapi mengajak seluruh masyarakat berdiri bersama untuk membangun masa depan Ohoi Selayar. (ji4)


