-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Ambon, JejakInfo.id — Gereja Protestan Maluku (GPM) memasuki usia ke-91 tahun dengan membawa pesan yang tidak sekadar menjadi perayaan seremonial. Semangat perjalanan panjang pelayanan GPM dirangkum dalam tema “Bersyukur dan Tekunlah Bermisi dengan Takut akan Allah.”
Pesan tersebut menjadi napas utama perayaan HUT GPM ke-91 pada 6 September 2026, mendatang. Rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama perjalanan pelayanan berjalan beriringan dengan panggilan untuk terus bermisi, melayani, dan menghadirkan kasih Tuhan di tengah kehidupan jemaat dan masyarakat.
Semangat itu juga tergambar kuat dalam logo HUT GPM ke-91. Logo tersebut tidak hanya menampilkan angka 91 sebagai penanda usia, tetapi menyimpan simbol perjalanan iman, pengorbanan, kerendahan hati, serta ketekunan dalam menjalankan panggilan pelayanan.
Angka 91 menjadi elemen utama yang dibentuk menyerupai api Injil. Api tersebut menggambarkan semangat Injil yang terus menyala dan menjadi tanda bahwa perjalanan GPM selama 91 tahun tidak dapat dilepaskan dari pemberitaan dan pelayanan Injil di Maluku.
Di dalam angka 9 terdapat simbol salib, yang menjadi pusat iman Kristen sekaligus pengingat bahwa seluruh karya pelayanan gereja berakar pada pengorbanan dan kasih Kristus.
Simbol api juga dapat dimaknai sebagai semangat yang tidak boleh padam. Di tengah berbagai pergumulan zaman, gereja dituntut untuk tetap menghadirkan pengharapan, memperkuat iman jemaat, serta menjalankan misi pelayanan dengan kesetiaan.
Warna-warna yang digunakan dalam logo pun memiliki pesan tersendiri.
Warna merah melambangkan kerelaan untuk berkorban dan kesetiaan. Pesan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan gereja membutuhkan ketulusan, keberanian, dan kesediaan untuk memberikan diri bagi sesama.
Warna oranye menggambarkan kekekalan, kesabaran, dan kepatuhan kepada Tuhan. Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanan, sebab panggilan bermisi tidak selalu berjalan mudah dan membutuhkan ketekunan.
Sementara warna ungu melambangkan kerendahan hati serta penghormatan kepada Tuhan dan sesama. Warna ini menegaskan bahwa semakin besar tanggung jawab pelayanan, semakin besar pula kebutuhan untuk merendahkan hati di hadapan Tuhan.
Dengan demikian, logo HUT GPM ke-91 menjadi gambaran visual tentang perjalanan gereja yang panjang sekaligus panggilan untuk menatap masa depan.
Usia 91 tahun bukan sekadar angka. Di baliknya terdapat perjalanan, pergumulan, pengorbanan, kesetiaan, dan pelayanan yang terus berlangsung.
Karena itu, tema “Bersyukur dan Tekunlah Bermisi dengan Takut akan Allah” menjadi ajakan bagi seluruh warga GPM untuk tidak berhenti pada rasa syukur atas masa lalu, tetapi menjadikannya kekuatan untuk terus melangkah.
Api Injil harus tetap menyala. Salib harus tetap menjadi dasar. Kerendahan hati harus tetap menjadi sikap. Dan pelayanan harus terus dikerjakan dengan kesetiaan serta takut akan Tuhan.
Di usia ke-91, GPM diajak untuk memandang perjalanan panjangnya sebagai kesaksian penyertaan Tuhan sekaligus panggilan baru untuk terus menghadirkan Injil, pengharapan, dan kasih bagi umat manusia.
"Selamat HUT GPM ke-91. Bersyukur, tekun bermisi, dan tetap berjalan dalam takut akan Allah." (*)


