-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Langgur, JejakInfo.id – Keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara untuk mengurangi kualitas pembinaan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Dengan tekad menjaga marwah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab memastikan seluruh rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Tahun 2026 tetap berjalan optimal.
Komitmen tersebut menjadi bukti bahwa pembentukan karakter generasi muda dan penanaman nilai-nilai kebangsaan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Sebab, para calon Paskibraka bukan hanya dipersiapkan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara 17 Agustus mendatang, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, menegaskan bahwa tantangan keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat seluruh pihak dalam menyukseskan pembinaan para peserta.
"Kita tahu ada keterbatasan anggaran, namun semoga kegiatan ini tetap bisa dijalankan dengan baik sesuai harapan kita bersama," ujar Rasyid di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Jumat (31/7).
Menurutnya, kualitas pelatihan harus tetap menjadi perhatian utama. Para peserta diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis sebagai pengibar bendera, tetapi juga ditempa menjadi generasi muda yang tangguh, disiplin, berkarakter, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
Sebanyak 30 putra-putri terbaik Maluku Tenggara mengikuti Diklat Paskibraka yang dimulai sejak Rabu (29/7/2026). Selama masa pelatihan, mereka menjalani pembinaan secara intensif yang mencakup latihan fisik, pembentukan karakter, penguatan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga wawasan kebangsaan sebagai bekal mengemban tugas kenegaraan pada puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Rasyid mengingatkan bahwa keberhasilan mengikuti pelatihan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam menjaga kesehatan.
"Jaga kesehatan, atur pola makan dengan baik, dan manfaatkan waktu istirahat secara maksimal agar tetap prima selama mengikuti seluruh tahapan pelatihan," pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap, etika, dan perilaku selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Menurutnya, seorang anggota Paskibraka merupakan simbol keteladanan yang harus mampu menjadi contoh bagi generasi muda lainnya.
"Adik-adik adalah putra-putri terbaik Maluku Tenggara. Karena itu, jagalah nama baik orang tua, keluarga, sekolah, dan daerah yang kalian wakili. Tunjukkan bahwa Paskibraka bukan hanya mampu mengibarkan bendera, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa," tegasnya.
Lebih dari sekadar menjalankan prosesi pengibaran bendera, para calon Paskibraka diharapkan mampu membawa nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan yang ditempa selama pelatihan diharapkan menjadi bekal untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang.
Pemkab Maluku Tenggara optimistis, melalui pembinaan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, para calon Paskibraka akan mampu melaksanakan tugas kenegaraan dengan penuh kehormatan pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di saat yang sama, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter kuat, nasionalis, serta menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya di Bumi Larvul Ngabal. (ji4)
