-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026




Ambon, JejakInfo.id – Suasana penuh kehangatan dan sukacita menyelimuti UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Ina-Kaka, Negeri Passo, Kota Ambon, Sabtu (18/7). Tawa para lansia berpadu dengan sapaan hangat dari rombongan Wadah Pelayanan Perempuan Sektor Getsemani Jemaat GPM Menara Kasih, Klasis Kota Ambon, yang datang bukan sekadar berkunjung, tetapi membawa semangat persaudaraan, penghiburan, dan kasih yang diwujudkan melalui tindakan nyata.
Kunjungan kasih tersebut menjadi momentum yang mempererat ikatan kemanusiaan antara jemaat dan para penghuni panti. Di tengah kehidupan para lansia yang sebagian besar menjalani hari-hari jauh dari keluarga, kehadiran rombongan jemaat menjadi pengingat bahwa mereka tetap dicintai, diperhatikan, dan tidak pernah berjalan sendiri.
Mengambil landasan firman Tuhan dalam Yohanes 15:12, "Kasihilah seorang akan yang lain, seperti Aku telah mengasihi kamu," kegiatan ini menjadi perwujudan nilai-nilai kekristenan yang diwujudkan dalam aksi nyata melayani sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Bertempat di aula UPTD PSTW Ina-Kaka Provinsi Maluku, berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk menghadirkan keceriaan bagi para penghuni panti. Mulai dari perlombaan yang melibatkan jemaat dan para lansia, ibadah bersama yang berlangsung penuh kekhusyukan, hingga rekreasi ke Pantai Natsepa yang memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
Tawa, canda, dan senyum para lansia menjadi pemandangan yang menghangatkan hati. Mereka tampak antusias mengikuti setiap kegiatan yang disiapkan. Kebersamaan yang terjalin sepanjang hari seolah menghapus sekat usia, menghadirkan suasana layaknya sebuah keluarga besar yang saling menguatkan.
Tak hanya menghadirkan kebahagiaan melalui kebersamaan, rombongan Jemaat GPM Menara Kasih juga menyerahkan santunan kepada setiap lansia sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Selain itu, bantuan operasional turut diberikan kepada pengelola UPTD PSTW Ina-Kaka sebagai dukungan terhadap pelayanan yang selama ini dijalankan bagi para penghuni panti.
Ketua Majelis Jemaat GPM Menara Kasih, Pdt. E. Werinussa, S.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana yang digagas oleh Wadah Pelayanan Perempuan Sektor Getsemani. Meski baru pertama kali dilaksanakan, ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari panggilan gereja untuk menghadirkan kasih di tengah masyarakat.
"Kami datang membawa sukacita, dan berharap sukacita itu juga dirasakan oleh Opa dan Oma di sini. Pemberian kami mungkin sederhana, namun kami percaya hal ini menjadi berkat bagi mereka," ujarnya.
Menurutnya, makna terbesar dari kunjungan itu bukanlah pada besar kecilnya bantuan yang diberikan, melainkan kehadiran yang mampu menghadirkan penguatan bagi para lansia.
Ia menilai, perhatian dan kasih yang diberikan kepada mereka merupakan bentuk pelayanan yang harus terus dipupuk dalam kehidupan bergereja.
Lebih jauh, Pdt. Werinussa menegaskan bahwa kasih tidak pernah dibatasi oleh hubungan darah maupun latar belakang seseorang.
"Secara biologis kami mungkin tidak bersaudara, namun di dalam Tuhan kita adalah satu keluarga. Hal yang sama juga kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengelola yang telah merawat mereka dengan penuh ketulusan. Semangat berbagi kasih ini tidak berhenti hari ini, melainkan harus terus hidup dalam kehidupan kita sehari-hari," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi UPTD PSTW Ina-Kaka Provinsi Maluku, Novita Keljanin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang terus diberikan berbagai elemen masyarakat, termasuk Jemaat GPM Menara Kasih.
Ia mengungkapkan, saat ini UPTD PSTW Ina-Kaka merawat sebanyak 29 orang lansia dan orang terlantar yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku, bahkan ada pula yang berasal dari luar provinsi. Seluruh penghuni mendapatkan pelayanan, pendampingan, dan perawatan setiap hari agar tetap dapat menjalani masa tua dengan layak dan penuh perhatian.
"Kami sangat bersyukur perhatian seperti ini terus mengalir. Bagi kami, kunjungan ini adalah wujud kasih Tuhan yang nyata. Sebagai tempat pelayanan, tugas kami merawat mereka sebaik mungkin, namun dukungan dari berbagai pihak tetap sangat kami harapkan," kata Novita.
Ia menambahkan, perhatian masyarakat memiliki arti yang sangat besar bagi para penghuni panti. Kehadiran tamu yang datang membawa sapaan, doa, dan kebersamaan sering kali menjadi obat kerinduan bagi para lansia yang sudah lama tidak bertemu keluarga.
Novita juga menyampaikan harapan terkait salah satu penghuni baru yang belum lama ini diserahkan oleh Dinas Sosial Kota Ambon. Ia berharap lansia tersebut dapat beradaptasi dengan baik, menetap, serta memperoleh pelayanan terbaik di UPTD PSTW Ina-Kaka dengan dukungan penuh dari Dinas Sosial Provinsi Maluku.
Momen ini pun dirangkai dengan makan siang bersama. Dan di penghujung kegiatan, suasana haru begitu terasa ketika para jemaat berpamitan dengan para penghuni panti. Senyum yang menghiasi wajah para lansia menjadi gambaran sederhana bahwa perhatian dan kasih sayang mampu menghadirkan kebahagiaan yang tidak ternilai.
Novita berharap semangat berbagi kasih yang ditunjukkan Jemaat GPM Menara Kasih dapat menginspirasi lebih banyak komunitas, organisasi, gereja, maupun masyarakat luas untuk terus hadir bagi mereka yang membutuhkan.
"Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk datang berbagi kasih. Karena sekecil apa pun perhatian yang diberikan, bagi mereka itu memiliki makna yang sangat besar," tutupnya. (ji5)
