Ketua Umum PP GMKI Prima Surbakti berpose dengan BPC GMKI Ambon Periode 2025-2027 dan tamu undangan usai pelantikan, Rabu (18/3). (Ist)

BPC GMKI Ambon Resmi Dilantik, Kepemimpinan Baru Siap Hadapi Tantangan Kota

40

Ambon, JejakInfo.id — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Gereja Efrata, Tantui, Rabu (18/3) malam, saat Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon resmi dilantik. 

Ibadah yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIT itu menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru periode 2025–2027 di bawah nahkoda Ketua Cabang, Renno L. Z. Patty.

Di hadapan kader dan undangan yang memenuhi ruangan, Renno tampil dengan pidato perdana yang tidak sekadar seremonial. Ia langsung mengarahkan pandangan pada peran strategis gerakan mahasiswa di tengah dinamika sosial. Baginya, GMKI harus berdiri sebagai kekuatan moral sekaligus intelektual yang mampu memberi arah bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan, solidaritas, dan jejaring kerja sama sebagai fondasi kemajuan. GMKI, menurutnya, bukan hanya organisasi kampus, melainkan ruang pembentukan karakter yang melahirkan pemimpin berintegritas bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.

Lebih jauh, Renno mengajak kader menjadikan organisasi sebagai ruang dialog yang hidup—tempat gagasan diuji, perbedaan dirawat, dan kesadaran sosial dibentuk. “Di sinilah kader belajar berpikir kritis, terbuka, dan bertanggung jawab terhadap realitas sosial,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan di tubuh GMKI tidak boleh berhenti pada rutinitas program. Kepemimpinan harus mampu menggerakkan perubahan cara berpikir dan membangun visi bersama.

“Kita tidak sekadar menjalankan organisasi, tetapi membentuk karakter dan panggilan pelayanan,” ujarnya.

Meneguhkan Tiga Pilar

Dalam momen tersebut, Renno kembali menegaskan tiga pilar utama GMKI: Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, dan Tinggi Pengabdian. Baginya, ketiganya bukan slogan, melainkan kompas gerakan. Iman harus hidup dalam tindakan, ilmu harus memberi arah, dan pengabdian harus nyata di tengah masyarakat.

Sorotan terhadap persoalan daerah pun menjadi bagian penting dari pidatonya. Ia menyebut pengelolaan sampah yang belum tuntas, konflik sosial antarwarga yang kerap berulang, hingga sengketa tanah yang tak kunjung selesai sebagai tantangan nyata di Ambon dan Maluku.

“GMKI tidak boleh diam. Kita harus hadir sebagai bagian dari solusi,” katanya, disambut tepuk tangan hadirin.

Dukungan dan Harapan

Ketua Umum GMKI, Prima Surbakti, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun kembali budaya organisasi yang kuat.

Ia mengingatkan bahwa GMKI harus terus bergerak mencetak kader, membangun peradaban, dan mendorong perubahan yang nyata.

Sementara itu, Ketua Cabang demisioner, Apriansya Attapary, menyampaikan terima kasih atas kebersamaan selama masa kepemimpinannya.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian yang telah dirintis.

Pesan senada datang dari perwakilan senior GMKI Ambon, Andre Manusiwa, yang mengingatkan pentingnya menjaga nilai dasar organisasi serta memperkuat solidaritas kader di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dukungan juga disampaikan pemerintah daerah melalui Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette. Ia menilai GMKI sebagai mitra strategis dalam pembangunan, terutama dalam membangun kesadaran sosial dan kepemimpinan generasi muda.

Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan. Ia menjadi titik tolak bagi GMKI Cabang Ambon untuk melangkah lebih jauh, keluar dari ruang-ruang internal, dan hadir nyata menjawab persoalan masyarakat.

Dengan semangat baru yang berpijak pada nilai iman, ilmu, dan pengabdian, harapan pun menguat: GMKI Ambon terus melahirkan kader yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berani terlibat dan memberi dampak bagi banyak orang. (ji5)

Berikut Susunan BPC GMKI Ambon Masa Bakti 2025–2027: 

Ketua Cabang: Renno L. Z. Patty

Ketua Bidang: 
Organisasi: Jefri Mabessy

Pendidikan Kader: Chaly S. Siahaya

Aksi dan Pelayanan: Thomas M. Tamala

Pengkajian dan Penalaran: Jeremiah Hehakaya

Kerohanian dan Spiritualitas: Linda E. Pattirousamal

Media dan Komunikasi: Dobon Roy Palyama

Pemberdayaan Perempuan: Melisa Lernaya

Ekonomi Kreatif: Joseph Reasoa

Agraria dan Maritim: Leonard Manuputty

Sekretaris Cabang: Brian Lewerissa

Wakil Sekretaris Cabang: Yondri Siletty

Sekretaris Fungsional: 
Organisasi: Sergio W. Wartuny

Pendidikan Kader: Gramski E. Latukarlutu

Aksi dan Pelayanan: Douglas M. A. Kodah

Pengkajian dan Penalaran: Anjelo Koanyanan

Kerohanian dan Spiritualitas: Yongkie Linansera

Media dan Komunikasi: Stela M. Seleky

Pemberdayaan Perempuan: Tasya I. Solissa

Ekonomi Kreatif: Joshua J. R. de Lima

Agraria dan Maritim: Radhy F. Ayal

Bendahara Cabang: Hirene J. Lopulissa

Wakil Bendahara Cabang: Tania Marajabessy