Rapat evaluasi progres proyek tersebut berlangsung di Aula Kantor BPJN Maluku, Kamis (23/7/2026), dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPJN Maluku, Muhammad Ulwan Talaohu. (Ist)

BPJN Maluku Genjot Proyek Jalan Kota Baru–Air Nanang, Ulwan Talaohu Minta Tak Ada Alasan Hambat Target Pekerjaan

12

Ambon, JejakInfo.id – Komitmen mempercepat pemerataan infrastruktur di Pulau Seram terus diperkuat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku. Di tengah pelaksanaan proyek strategis pembangunan Jalan Kota Baru–Air Nanang yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), BPJN memilih tidak menunggu persoalan membesar. Seluruh pihak yang terlibat dikumpulkan dalam satu meja untuk memastikan pekerjaan tetap bergerak sesuai target.

Rapat evaluasi progres proyek tersebut berlangsung di Aula Kantor BPJN Maluku, Kamis (23/7/2026), dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPJN Maluku, Muhammad Ulwan Talaohu.

Forum itu menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana capaian pekerjaan sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Hadir dalam rapat tersebut Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol, Kasatker P2JN Provinsi Maluku Julia Olivia Joris, Kepala Seksi Pembangunan Jalan Mezack Ruhulessin, PPK 2.6 Satker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Melkianus Hitijahubessy selaku penanggung jawab pekerjaan, jajaran staf teknis, serta penyedia jasa pelaksana proyek.

Suasana rapat berlangsung dinamis. Setiap perkembangan pekerjaan dipaparkan secara rinci, mulai dari capaian progres fisik, hambatan yang ditemui di lapangan, hingga strategi percepatan yang harus segera dijalankan agar pembangunan tidak keluar dari jalur waktu yang telah direncanakan.

Dalam arahannya, Muhammad Ulwan Talaohu menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi yang solid antara seluruh unsur pelaksana. Karena itu, ia meminta setiap persoalan yang muncul segera diidentifikasi, dibahas, dan diselesaikan melalui koordinasi yang cepat dan efektif.

Menurutnya, keterlambatan sekecil apa pun harus diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi hambatan yang dapat mempengaruhi keseluruhan target pembangunan.

Selain mengejar penyelesaian pekerjaan tepat waktu, Ulwan juga mengingatkan bahwa kualitas konstruksi tidak boleh dikompromikan.

Ia menekankan pentingnya menjaga mutu pekerjaan sesuai spesifikasi, menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta memastikan setiap tahapan pembangunan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

"Kecepatan harus berjalan beriringan dengan kualitas. Infrastruktur yang dibangun harus benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," pesan Ulwan Talaohu yang ditekankan dalam rapat tersebut.

Pembangunan Jalan Kota Baru–Air Nanang sendiri diharapkan menjadi salah satu pengungkit konektivitas di Pulau Seram. Kehadiran ruas jalan yang lebih baik diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, membuka akses ke berbagai kawasan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Melalui evaluasi berkala seperti ini, BPJN Maluku menunjukkan komitmennya untuk memastikan setiap proyek strategis nasional berjalan sesuai rencana. Dengan pengawasan yang lebih intensif, koordinasi yang semakin kuat, serta penyelesaian kendala secara cepat, pembangunan Jalan Kota Baru–Air Nanang diharapkan dapat rampung tepat waktu, tepat mutu, dan menjadi infrastruktur yang memberi dampak nyata bagi kemajuan Pulau Seram. (ji1)

1 Menyukai postingan ini