Kepala BPJN Maluku, Dr. Yana Astuty, ST.,MT., bersama jajaran mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPRD Maluku dalam upaya mempercepat pemerataan infrastruktur di Maluku, Senin (19/1). (Ist)

BPJN Maluku–Komisi III DPRD Duduk Satu Meja, Jalan Panjang Infrastruktur Kepulauan Dibahas Serius

88

Ambon, JejakInfo.id — Upaya mempercepat pemerataan infrastruktur di Maluku kembali mendapat perhatian serius. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Dr. Ir. Yana Astuti, ST.,MT., bersama jajaran, kembali duduk satu meja dengan Komisi III DPRD Provinsi Maluku dalam sebuah pertemuan penting yang digelar di Baileo Rakyat Karang Panjang, Ambon, Senin (19/1).

Pertemuan ini menjadi lanjutan komunikasi intensif antara BPJN Maluku dan DPRD, setelah sebelumnya dilakukan kunjungan pada akhir 2025 lalu. Fokusnya satu: menyatukan langkah dan menyelaraskan program pembangunan jalan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, agar pembangunan tak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan.

Dalam suasana diskusi yang terbuka, Yana Astuti menegaskan bahwa kehadiran BPJN Maluku bukan sekadar formalitas. Ia datang membawa semangat untuk menjahit berbagai pandangan dan kepentingan, demi memastikan pembangunan infrastruktur jalan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Maluku yang hidup di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang tidak ringan.

“Ini pertemuan ketiga kami bersama Komisi III. Artinya, komunikasi dan koordinasi lintas lembaga terus kami jaga. Dalam rapat tadi, kami memaparkan sejumlah program strategis pemerintah pusat, termasuk Program Infrastruktur Jalan Daerah yang dirancang untuk menjangkau wilayah kepulauan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar di Maluku,” ujar Yana kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Senin (19/1).

Menurutnya, program tersebut menjadi harapan besar bagi daerah-daerah yang selama ini masih bergulat dengan akses jalan yang terbatas. Namun, untuk bisa mendapatkan dukungan program, setiap daerah tetap harus memenuhi sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan.

Yana menjelaskan bahwa pengusulan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pemerintah kabupaten/kota, lalu diteruskan oleh pemerintah provinsi sebelum akhirnya dinilai oleh pemerintah pusat. Prosesnya panjang dan bertahap, sehingga komunikasi antarlembaga menjadi kunci agar daerah tidak tersandung persoalan administrasi maupun pemahaman teknis.

“Di sinilah pentingnya duduk bersama seperti hari ini. Kami ingin membantu pemerintah daerah memahami apa saja yang dibutuhkan, sehingga peluang Maluku untuk mendapatkan dukungan program semakin besar,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Yana Astuti menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku yang aktif memberikan masukan, pandangan, dan pertimbangan. Seluruh usulan yang ada selanjutnya akan melalui proses penyaringan sesuai ketentuan, sebelum ditetapkan sebagai program yang layak didukung.

Dalam pertemuan tersebut, Yana Astuti didampingi oleh Kasatker PJN Wilayah I Provinsi Maluku Abdul Hamid Payapo, ST., MT., Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Ir. Toce Leuwol, ST., MT., serta Kepala Seksi KPIJ Febrino Wangean, ST., MT.

Pertemuan ini menjadi sinyal bahwa pembangunan infrastruktur di Maluku terus diupayakan melalui dialog, kolaborasi, dan keseriusan semua pihak demi membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat di negeri kepulauan ini. (ji3)