Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya Maluku, Kamis (12/3). (Ist)

BPKP Maluku dan Perumda Panca Karya Perkuat Komitmen Tata Kelola Bersih dan Antikorupsi

7

Ambon, JejakInfo.id – Komitmen membangun tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi terus diperkuat di Maluku. Langkah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya Maluku, Kamis (12/3).

Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Perumda Panca Karya dan dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Maluku, Bagus Putu Santika, bersama Direktur Utama Perumda Panca Karya, Muhammad Rany Tualeka.

Momen tersebut turut disaksikan Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Maluku beserta jajaran, serta Ketua Dewan Pengawas Perumda Panca Karya, Jhony Wattimena.

Kepala Perwakilan BPKP Maluku, Bagus Putu Santika, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kesepakatan yang dibangun menjadi bukti keseriusan kedua lembaga dalam menghadirkan perubahan nyata melalui penguatan sistem pengawasan dan pencegahan korupsi.

“Kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk mendorong terciptanya tata kelola perusahaan yang lebih baik, transparan, dan berintegritas,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, BPKP Maluku akan mendampingi Perumda Panca Karya dalam berbagai upaya pembenahan, mulai dari penguatan budaya antikorupsi, peningkatan efektivitas sistem pelaporan pelanggaran, hingga penguatan kapasitas pengawasan internal perusahaan.

Direktur Utama Perumda Panca Karya, Muhammad Rany Tualeka, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan seluruh jajaran perusahaan siap mendukung pelaksanaan berbagai program yang telah disepakati bersama.

Menurut Rany, pendampingan dari BPKP menjadi peluang penting bagi Perumda Panca Karya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas tata kelola usaha. Dengan sistem yang semakin akuntabel dan transparan, perusahaan daerah itu diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Penandatanganan nota kesepahaman yang ditutup dengan sesi foto bersama itu sekaligus menandai dimulainya babak baru sinergi antara BPKP Maluku dan Perumda Panca Karya dalam membangun lingkungan usaha daerah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. (ji1)