Pembukaan turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 di Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (22/8). (Ist)

Bupati Cup 2026 Jadi Panggung Perburuan Talenta Voli Maluku Tenggara

11

Langgur, JejakInfo.id — Bola voli tak sekadar soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Di balik riuh pertandingan Bupati Cup 2026 Kabupaten Maluku Tenggara, tersimpan misi yang lebih besar: menemukan talenta-talenta muda yang kelak membawa nama daerah ke panggung yang lebih tinggi.

Turnamen yang dibuka di Langgur, Sabtu (22/8/2026), diarahkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet untuk diproyeksikan memperkuat Maluku Tenggara pada Pekan Olahraga Pelajar Maluku (POPMAL) maupun berbagai kejuaraan lainnya.

Ketua Panitia Bupati Cup 2026, Edo Rahail, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia tetap mendapat perhatian, meski pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Walaupun dalam kondisi efisiensi, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama DPRD masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan pertandingan Bola Voli Bupati Cup 2026,” kata Edo.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak boleh hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur. Pembentukan karakter, mental dan kualitas generasi muda juga menjadi bagian penting dari pembangunan.

Olahraga, kata Edo, memiliki peran besar dalam membentuk anak muda yang sehat, disiplin, tangguh sekaligus memiliki semangat berprestasi.

“Ini merupakan bukti pemerintah daerah membangun fisik dan mental masyarakat melalui bidang olahraga,” ujarnya.

Edo meminta seluruh peserta menjadikan Bupati Cup sebagai ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan.

Ia mengingatkan para pemain agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Sikap sportif, kemampuan menerima hasil pertandingan dan kemauan untuk terus berkembang jauh lebih penting dalam proses pembinaan seorang atlet.

Maluku Tenggara sendiri memiliki rekam jejak dalam melahirkan atlet bola voli. Sejumlah pemain asal daerah tersebut bahkan telah mampu menembus level nasional, di antaranya Febi Teniwut dan Pius Janwarin.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung tinggi persaudaraan, tingkatkan persatuan dan kesatuan, serta tunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan,” pesan Edo.

Pesan serupa disampaikan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun. Ia meminta para atlet menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi pertandingan.

“Kalah, terima kekalahan itu, dan kalau menang jangan sombong. Siapkan dirimu untuk pertandingan ini,” tegas Thaher.

Ia juga meminta para camat tidak sekadar hadir sebagai pendamping administratif. Mereka diminta ikut memastikan tim dari wilayah masing-masing tetap tertib, termasuk menjaga para pendukung selama pertandingan berlangsung.

“Saya minta kepada para camat supaya selalu ada dalam barisan dan selalu siap menjaga timnya. Itu tugasnya,” ujarnya.

Dibidik untuk POPMAL

Bagi Thaher, Bupati Cup 2026 harus menjadi bagian dari pembinaan yang berkelanjutan. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kemampuan para pemain muda sebelum mereka mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari kekuatan Maluku Tenggara pada POPMAL dan ajang olahraga lainnya.

“Mudah-mudahan pertandingan ini membuahkan hasil. Akan dipilih yang terbaik pada waktunya untuk bisa mewakili Kabupaten Maluku Tenggara dalam event POPMAL nanti dan event-event lainnya,” harap Thaher.

Persaingan pun langsung memanas sejak hari pertama. Pada sektor putra, Tim Kei Besar Utara Timur mengawali langkah dengan kemenangan 2–0 atas Tim Kei Besar.

Sementara di sektor putri, Tim PT Pos juga mengamankan kemenangan dengan skor 2–0 atas Tim OPD Rumpun IV.

Namun, angka di papan skor bukan satu-satunya yang ditunggu dari turnamen ini. Dari setiap pertandingan, pemerintah daerah berharap muncul nama-nama baru yang memiliki kemampuan, mental dan karakter untuk ditempa menjadi atlet masa depan Maluku Tenggara.

Bupati Cup 2026 pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Ia menjadi panggung awal bagi talenta-talenta muda Kei untuk menunjukkan bahwa dari daerah pun dapat lahir atlet yang mampu bersaing hingga tingkat regional bahkan nasional. (ji4)

1 Menyukai postingan ini