Pencanangan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Edukasi Layanan Kesehatan menjelang HKN Tahun 2026 berlangsung di Restoran Gospel Dobo, Rabu (21/10). (Ist)

Bupati Kaidel Ungkap 1.344 Warga Aru Terdiagnosis Hipertensi, Masyarakat Diminta Rutin Cek Kesehatan

5

Dobo, JejakInfo.id — Merasa sehat bukan jaminan tubuh bebas dari penyakit. Ancaman hipertensi dan diabetes kerap datang tanpa gejala, sehingga pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi komplikasi serius.

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Data Satu Sehat Indonesia (SSI) hingga September 2026 mencatat, dari 5.636 warga Kabupaten Kepulauan Aru yang menjalani pemeriksaan kesehatan, sebanyak 1.344 orang terdiagnosis hipertensi.

Angka tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru sekaligus pengingat bagi masyarakat agar tidak menunggu jatuh sakit untuk memeriksakan kondisi tubuh.

Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menegaskan pentingnya deteksi dini saat membuka kegiatan pencanangan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Edukasi Layanan Kesehatan di Restoran Gospel Dobo, Rabu (21/10/2026).

“Angka ini mengingatkan kita semua pentingnya melakukan cek kesehatan secara rutin meskipun merasa tubuh dalam kondisi sehat,” tegas Kaidel.

Menurutnya, pembangunan kesehatan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai upaya mengobati orang sakit. Kesehatan merupakan hak dasar masyarakat sekaligus investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Oleh karena itu, pembangunan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Aru harus kita pandang sebagai investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Kaidel juga mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program CKG. Ia meminta instansi terkait, para camat, lurah, kepala desa, hingga Tim Penggerak PKK aktif mengedukasi dan mengajak warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

“Saya mengimbau kepada instansi fungsional, para camat, lurah, kepala desa, serta Tim Penggerak PKK untuk turun tangan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, Thin Jamco, S.Kep., mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan hanya karena merasa tubuhnya baik-baik saja.

Jamco mengungkapkan, Kementerian Kesehatan mendeteksi sekitar satu juta kasus baru hipertensi pada peserta yang pada tahun sebelumnya tercatat dalam kondisi sehat.

“Dinas Kesehatan dan Puskesmas terus mengimbau masyarakat untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis secara rutin walaupun terlihat sehat. Karena Kemenkes mendeteksi sekitar satu juta kasus baru hipertensi pada peserta yang tahun sebelumnya tercatat dalam kondisi sehat,” ujar Jamco.

Ia menjelaskan, pemeriksaan berkala sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, termasuk mendeteksi faktor risiko sebelum berkembang menjadi komplikasi yang membahayakan nyawa, seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal.

Hipertensi dan diabetes termasuk penyakit tidak menular yang sering kali tidak menunjukkan gejala jelas pada tahap awal. Akibatnya, seseorang bisa merasa sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa, padahal kondisi kesehatannya membutuhkan perhatian medis.

Melalui program CKG, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, mengenali risiko penyakit lebih awal, serta mengambil langkah penanganan sebelum kondisi semakin parah.

Pencanangan CKG serentak dan edukasi kesehatan bagi penderita hipertensi serta diabetes tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyongsong Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62. Program ini juga sejalan dengan misi Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Timotius Kaidel dan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, M.Si.; Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Yamin Selayar, S.E.; Danramil 1503/Dobo, Kapten Inf. Edy Pattimin; Kepala Dinas Kesehatan, dr. Sakti Zakaria Sitorus; serta Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Ny. Claudia Imarisa Kaidel. (ji5)