-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Langgur, JejakInfo.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas terus diperkuat. Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah memastikan setiap jabatan strategis di lingkungan pemerintahan diisi oleh aparatur terbaik melalui proses seleksi yang objektif dan berbasis kompetensi.
Komitmen itu terlihat saat Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, meninjau langsung pelaksanaan Seleksi Assessment Center Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 di Langgur, Kamis (25/6).
Kehadiran Bupati di lokasi seleksi menjadi pesan kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara serius menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan strategis. Bukan sekadar formalitas, seleksi ini menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang sehat, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Thaher menegaskan, pengisian jabatan strategis tidak boleh dilakukan sembarangan. Setiap posisi penting harus ditempati oleh aparatur yang memiliki kapasitas, integritas, rekam jejak, dan kemampuan kepemimpinan yang mumpuni.
“Seleksi ini bukan sekadar proses pengisian jabatan, tetapi merupakan upaya menghadirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang mampu bekerja secara profesional, melayani masyarakat dengan baik, dan membawa Maluku Tenggara semakin maju,” tegas Thaher.
Menurutnya, reformasi birokrasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur. Sebab, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas para pejabat yang berada di garis depan pelaksanaan kebijakan.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan menjunjung tinggi kejujuran.
Bagi Thaher, seorang pejabat pimpinan tinggi tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis. Lebih dari itu, dibutuhkan kapasitas manajerial, kepemimpinan yang kuat, kemampuan menghadirkan inovasi, serta komitmen untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.
Pemkab Maluku Tenggara, kata dia, membutuhkan sosok-sosok birokrat yang mampu bekerja cepat, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki orientasi kuat pada pelayanan publik.
Seleksi terbuka JPT Pratama Tahun 2026 sendiri dilaksanakan untuk mengisi 18 jabatan pimpinan tinggi pratama yang masih lowong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Dari total 49 aparatur yang mendaftar, sebanyak 48 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan berhak mengikuti seluruh tahapan seleksi. Sementara satu peserta lainnya dinyatakan gugur karena telah melampaui batas usia sesuai ketentuan.
Rangkaian seleksi berlangsung mulai 24 Juni hingga 3 Juli 2026. Tahap Assessment Center digelar pada 24–27 Juni untuk mengukur kompetensi manajerial serta potensi kepemimpinan para peserta.
Setelah itu, peserta akan melanjutkan tahapan penulisan makalah pada 29 Juni, sebelum menghadapi sesi wawancara mendalam yang berlangsung pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap proses seleksi ini mampu melahirkan pejabat-pejabat terbaik yang tidak hanya unggul dalam kapasitas dan kompetensi, tetapi juga memiliki visi pembangunan yang selaras dengan kebutuhan daerah.
Dengan hadirnya aparatur terbaik di posisi strategis, kinerja pemerintahan diharapkan semakin kuat, pelayanan publik semakin berkualitas, dan percepatan pembangunan di Bumi Larvul Ngabal dapat berjalan lebih optimal.
Melalui penerapan sistem merit yang konsisten, Pemkab Maluku Tenggara terus menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ji4)


