-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Langgur, JejakInfo.id – Pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya soal fasilitas modern atau kemampuan medis tenaga kesehatan. Di balik itu, ada nilai penting yang tak boleh diabaikan: empati, ketulusan, dan kepedulian terhadap pasien.
Pesan inilah yang ditekankan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, saat meninjau langsung pelayanan dan fasilitas kesehatan di RSUD Karel Satsuitubun, Kamis (25/6).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara serta Direktur RSUD Karel Satsuitubun, Bupati meninjau sejumlah fasilitas penunjang pelayanan rumah sakit untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana berfungsi optimal dalam mendukung pelayanan pasien.
Tak hanya memantau fasilitas, Thaher juga menyempatkan diri berdialog dengan tenaga kesehatan dan jajaran manajemen rumah sakit. Ia ingin mendengar langsung berbagai kondisi di lapangan, termasuk tantangan pelayanan dan kebutuhan yang masih memerlukan perhatian pemerintah daerah.
Menurut Thaher, peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan agenda prioritas pembangunan daerah yang harus terus diperkuat. Namun, ia mengingatkan bahwa pelayanan prima tidak cukup hanya mengandalkan kecanggihan fasilitas atau kemampuan medis semata.
Bagi Thaher, sikap dalam melayani justru menjadi faktor penting yang sangat menentukan kenyamanan dan kepercayaan pasien.
“Pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari kemampuan medis, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama. Layani pasien dengan empati, ketulusan, dan hati nurani, karena rasa aman dan dihargai merupakan bagian penting dari proses penyembuhan,” tegas Thaher.
Ia menilai rumah sakit memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelayanan publik di bidang kesehatan. Karena itu, setiap tenaga kesehatan dituntut mampu bekerja secara profesional, responsif, dan berorientasi penuh pada kebutuhan pasien.
Menurutnya, rumah sakit bukan sekadar tempat berobat. Lebih dari itu, rumah sakit adalah ruang pelayanan kemanusiaan yang harus mampu menghadirkan rasa nyaman, harapan, dan kepercayaan bagi masyarakat.
“Ketika masyarakat datang ke rumah sakit, mereka tidak hanya membutuhkan obat atau tindakan medis. Mereka juga membutuhkan rasa tenang, perhatian, dan keyakinan bahwa mereka sedang ditangani dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, lanjut Thaher, akan terus memperkuat sektor kesehatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan fasilitas layanan kesehatan, serta pembenahan sistem pelayanan agar semakin efektif dan efisien.
Ia berharap RSUD Karel Satsuitubun terus berkembang menjadi rumah sakit rujukan unggulan di Maluku Tenggara dan kawasan sekitarnya.
Penguatan tersebut, kata dia, harus mencakup seluruh aspek, mulai dari kelengkapan fasilitas, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, hingga budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Rumah sakit harus menjadi tempat yang memberikan rasa percaya dan harapan bagi masyarakat. Karena itu, pelayanan yang cepat, profesional, dan penuh empati harus menjadi budaya kerja yang terus dijaga,” tegasnya.
Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
Dengan pelayanan kesehatan yang semakin baik, pemerintah berharap kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Maluku Tenggara juga akan terus meningkat. (ji4)


