-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026




Masohi, JejakInfo.id — Maluku Tengah menatap masa depan dengan optimisme. Hal ini terlihat jelas dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang dibacakan Bupati Zulkarnain Awat Amir (Ozan) di hadapan rapat paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (8/4) malam, yang dipimpin Ketua DPRD Herry Man Carl Haurissa.
Ozan membuka paparannya dengan kutipan Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, “Bangsa yang besar ialah bangsa yang mampu mempertanggungjawabkan setiap langkah perjuangannya.” Semangat inilah yang menjadi landasan bagi Pemda Maluku Tengah untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ozan, pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Malteng berjalan seimbang. Meski menghadapi tantangan fiskal dan dinamika ekonomi, berbagai sektor menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) misalnya, naik dari 75,10% di tahun 2024 menjadi 75,87% di 2025, mencerminkan perbaikan di bidang pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Tingkat kemiskinan juga turun dari 17,67% menjadi 16,71%, berkat program perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan sektor produktif. Meski pertumbuhan ekonomi sedikit melambat dari 5,28% menjadi 4,76%, serta inflasi meningkat menjadi 2,56%, Pemda tetap fokus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah.
Di bidang pelayanan publik, indikator menunjukkan pencapaian positif. Indeks Pelayanan Publik berada di angka 2,56%, dan tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan publik mencapai 90,47% dengan kategori zona hijau. Reformasi hukum juga menunjukkan lonjakan signifikan, dari 76,82% pada 2024 menjadi 97,06% di 2025, predikat istimewa.
Tidak kalah menggembirakan, Indeks Daya Saing Daerah meningkat, serta Indeks Masyarakat Digital Indonesia Kabupaten Maluku Tengah melonjak dari 43,42% menjadi 59,44%. “Ini bukan tentang janji, tetapi kinerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati Ozan.
Penghargaan Bergengsi untuk Malteng
Capaian Malteng tak hanya terlihat dari angka, tetapi juga dari penghargaan yang diterima. Pemda meraih Juara III Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kawasan Nusa Tenggara-Maluku-Papua, TPAKD Award 2025 sebagai tim percepatan akses keuangan terbaik di kawasan yang sama, dan peringkat tertinggi Indeks Masyarakat Digital Indonesia di Indonesia Timur.
Ozan menegaskan, penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan dukungan masyarakat. “Capaian ini bukan tujuan akhir, tetapi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam pengelolaan keuangan, pendapatan daerah tahun 2025 tercatat Rp 1,64 triliun atau 95,52% dari target, sementara belanja daerah terealisasi 88,22%. Anggaran difokuskan pada peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ozan menyadari masih banyak tantangan dan mengharapkan masukan DPRD untuk dapat menyempurnakan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di masa depan. Ia menutup sambutan dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pembangunan di bumi Pamahanunusa, dengan harapan sinergi ini terus diperkuat demi Maluku Tengah yang bangkit, maju, sejahtera, rukun, dan berkeadilan.
Ketua DPRD menambahkan, dalam waktu dekat akan dibentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas LKPJ Tahun 2025, melibatkan perwakilan dari seluruh fraksi di DPRD. (ji5)





