-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Langgur, JejakInfo.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali melakukan penyegaran birokrasi. Puluhan pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik dalam perombakan jabatan yang menyasar sejumlah posisi strategis di lingkup pemerintahan daerah.
Pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, di Aula Kantor Bupati, Kamis (18/6), menjadi bagian dari langkah besar pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Rotasi kali ini tidak sekadar pergantian jabatan. Pemerintah daerah ingin memastikan roda birokrasi berjalan lebih efektif untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mempercepat pembangunan di Bumi Larvul Ngabal.
Sejumlah posisi penting mengalami pergantian. Pius Frits Wokanubun dipercaya menjabat Camat Kei Kecil Timur. Ahmad Ingratubun ditunjuk sebagai Direktur RSUD Karel Sadsuitubun. Sementara Benyamin Ohora dilantik sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah.
Selain itu, Ester Yuditwati Revo kini mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, sedangkan John Henry Indratugun dipercaya memimpin Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Maluku Tenggara.
Tak hanya pejabat pada posisi strategis, sejumlah sekretaris dinas, kepala bidang, kepala seksi, kepala subbagian, hingga pejabat pengawas pada berbagai organisasi perangkat daerah juga turut dilantik dan diambil sumpah jabatan.
Dalam arahannya, Bupati Muhamad Thaher Hanubun menegaskan bahwa jabatan bukan hadiah ataupun simbol kehormatan semata. Jabatan adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, disiplin, dan tanggung jawab penuh.
“Disiplin adalah harga mati. Kehadiran tepat waktu, penyelesaian pekerjaan sesuai target, kepatuhan terhadap aturan, serta keteladanan dalam bekerja adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar,” tegas Hanubun.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik di atas kertas, tetapi terutama pada kualitas pelaksanaannya di lapangan. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, adaptif, dan solutif.
Hanubun juga mengingatkan agar setiap keputusan yang diambil harus benar-benar berpihak kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjauhkan birokrasi dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Setiap keputusan harus berpihak pada kepentingan masyarakat. Hindari konflik kepentingan dan jangan pernah menyalahgunakan kewenangan yang diberikan negara,” ujarnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa proses pelantikan saat ini dilakukan melalui mekanisme yang jauh lebih ketat dibanding sebelumnya. Setiap pengangkatan jabatan harus melewati tahapan usulan dan memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara serta kementerian terkait.
Menurutnya, prosedur yang panjang merupakan bagian dari upaya memastikan proses pengangkatan pejabat berjalan sesuai aturan dan prinsip profesionalisme.
“Prosesnya memang lebih panjang, tetapi itulah ketentuan yang harus kita patuhi. Pemerintah daerah bekerja berdasarkan mekanisme dan aturan yang berlaku,” katanya.
Menutup sambutannya, Hanubun menyampaikan pesan yang kuat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka menjaga kepercayaan yang telah diberikan dan bekerja dengan penuh loyalitas untuk daerah.
“Jangan pernah mengkhianati daerah ini. Cintailah Maluku Tenggara dengan bekerja sungguh-sungguh, penuh keikhlasan, dan tanggung jawab. Baik dan buruk daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Pelantikan ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk terus membangun birokrasi yang kuat, bersih, dan mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (ji4)


