-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Bula, JejakInfo.id — Masyarakat Kecamatan Kesuy Watubela, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), tak lama lagi tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan layanan perbankan.
Kabar tersebut datang dari Bank Maluku-Malut Cabang Bula. Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Maluku-Malut di Kecamatan Kesuy Watubela ditargetkan sudah mulai beroperasi pada Desember 2026.
Kepala Bank Maluku-Malut Cabang Bula, Fatimah, menyampaikan kepastian tersebut usai menerima kunjungan Anggota DPRD Kabupaten SBT, Rudy Wajo, Senin (21/9/2026).
Pertemuan yang turut dihadiri Kepala Seksi AKN dan Umum Bank Maluku-Malut Cabang Bula, Abdul Gafur Toyo, itu membahas perkembangan sekaligus kesiapan pembukaan KCP di wilayah Kesuy Watubela.
Fatimah menjelaskan, persiapan pembukaan kantor pelayanan tersebut bukan lagi sebatas rencana. Bank Maluku-Malut telah mengambil langkah konkret dengan mengontrak salah satu bangunan sejak Juli 2026 untuk dijadikan kantor KCP.
Saat ini, kata dia, bangunan tersebut tengah direnovasi agar siap digunakan sebagai pusat pelayanan perbankan bagi masyarakat setempat.
“Saat ini bangunan tersebut sedang dalam proses renovasi. Pihak Bank Maluku-Malut memastikan bahwa pada Desember 2026, kantor cabang pembantu di Kecamatan Kesuy Watubela sudah dapat beroperasi,” ujar Fatimah.
Kehadiran KCP tersebut menjadi penting karena selama ini masyarakat Kesuy Watubela harus menempuh jarak yang relatif jauh ketika membutuhkan layanan perbankan. Kondisi geografis wilayah kepulauan turut membuat akses terhadap layanan keuangan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.
Dengan beroperasinya KCP Bank Maluku-Malut, masyarakat nantinya dapat memperoleh layanan perbankan lebih dekat tanpa harus menghabiskan waktu dan biaya perjalanan hanya untuk menyelesaikan urusan transaksi keuangan.
Fatimah berharap seluruh proses renovasi dan persiapan operasional dapat berjalan sesuai jadwal sehingga target Desember 2026 benar-benar dapat direalisasikan.
Menurutnya, keberadaan kantor pelayanan perbankan di Kesuy Watubela bukan hanya berkaitan dengan kemudahan transaksi, tetapi juga menyangkut perluasan akses keuangan masyarakat.
“Kehadiran layanan perbankan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan memperluas akses pelayanan keuangan di Kabupaten SBT,” katanya.
Lebih dari sekadar tempat melakukan transaksi, keberadaan KCP tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat Kesuy Watubela. Akses perbankan yang lebih dekat dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk mengelola kebutuhan keuangan secara lebih mudah, termasuk dalam menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari.
Pertemuan antara pihak Bank Maluku-Malut dan DPRD SBT itu sekaligus memastikan bahwa persiapan KCP Kesuy Watubela terus berjalan. Renovasi bangunan yang telah disiapkan menjadi salah satu tahapan penting menuju pengoperasian kantor tersebut.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai target, Desember 2026 akan menjadi momentum baru bagi masyarakat Kesuy Watubela. Layanan perbankan yang selama ini harus dicari dengan menempuh perjalanan jauh, nantinya hadir lebih dekat di tengah masyarakat. (ji7)