Foto ilustrasi kepergok suaminya selingkuh.

Digerebek Istri di Rumah Kos, Oknum Brimob dan Pegawai Bawaslu Maluku Kepergok Berduaan dalam Kamar

9

Ambon, JejakInfo.id – Warga kawasan Galunggung, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dibuat geger oleh peristiwa penggerebekan yang terjadi di sebuah rumah kos pada Kamis (4/6/2026).

Seorang perempuan yang diketahui merupakan istri dari oknum anggota Brimob Polda Maluku berinisial DB mendatangi sebuah kamar kos setelah menerima informasi mengenai keberadaan suaminya di lokasi tersebut bersama seorang perempuan berinisial VB, yang disebut-sebut merupakan pegawai PPPK di lingkungan Bawaslu Provinsi Maluku.

Menurut informasi yang dihimpun, sang istri bergerak menuju lokasi setelah mendapat kabar bahwa suaminya berada di salah satu kamar kos di kawasan Galunggung. Setibanya di tempat tersebut, ia meminta izin kepada pemilik kos untuk membuka kamar yang dimaksud.

Beberapa saat kemudian, pintu kamar akhirnya terbuka. Di dalam kamar itu, DB dan VB ditemukan sedang berada bersama. Temuan tersebut langsung memicu reaksi emosional dari sang istri yang merasa terkejut melihat keberadaan keduanya di dalam kamar yang sama.

Situasi sempat memanas di depan kamar kos. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, DB berupaya menenangkan keadaan dengan menghalangi istrinya yang hendak mendekati kamar. Sementara itu, VB terlihat berada di dalam ruangan saat peristiwa tersebut berlangsung.

Keributan yang terjadi sontak menarik perhatian penghuni kos dan warga sekitar. Sejumlah orang terlihat berkumpul untuk menyaksikan insiden yang berlangsung di lokasi tersebut.

"Iya, informasinya sih begitu. Kejadian itu terjadi minggu kemarin," singkat salah satu staf pegawai Bawaslu Maluku yang enggan namanya diwartakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari DB maupun VB terkait peristiwa tersebut. Pihak Polda Maluku dan Bawaslu Provinsi Maluku juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai informasi yang beredar maupun dugaan hubungan antara keduanya.

JejakInfo.id masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut. (ji2)