Sambutan Ketua Umum Bahlil Lahadalia saat pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Maluku di Santika Premiere Hotel, Sabtu (7/11). (Ist)

Diisukan Terlibat Penyadapan, Bahlil Murka: Beri Waktu 3x24 Jam, Siap Tempuh Jalur Hukum

56

Ambon, JejakInfo.id – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melontarkan bantahan keras terhadap tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan aksi penyadapan dan perekaman pembicaraan pihak lain. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah yang sengaja dibangun untuk menyerang nama baik dirinya sekaligus merusak marwah Partai Golkar.

Tak sekadar membantah, Bahlil bahkan menantang pihak-pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut agar berani membuka fakta. Ia juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas siapa aktor di balik penyebaran informasi yang dinilainya sebagai hoaks dan propaganda melalui flyer palsu.

Pernyataan tegas itu disampaikan Bahlil dalam pidatonya seusai melantik pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Maluku di Hotel Santika Premiere, Kota Ambon, Sabtu (7/11/2026).

Di hadapan kader Golkar, Bahlil mengaku terkejut karena dirinya justru dituding terlibat dalam aksi penyadapan, sementara menurut pengakuannya, dirinya sendiri menjadi pihak yang disadap.

“Bagaimana mungkin saya bisa ikut mengatur penyadapan, sementara saya sendiri disadap? Kiranya tertib berpikir, kreatif berpikir,” sentil Bahlil.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menegaskan tidak pernah terlibat dalam tindakan penyadapan maupun mengatur perekaman pembicaraan siapa pun.

Bahlil pun meminta Polri tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Ia mendesak aparat mengungkap secara terang-benderang pihak yang berada di balik penyebaran tuduhan itu agar persoalan tidak terus berkembang menjadi fitnah di ruang publik.

“Saya minta kepada pihak aparat keamanan, pihak kepolisian, untuk diusut tuntas, dibuka saja. Jangan fitnah terus yang dibangun. Kalau memang ada dapat itu, siapa saja dibuka saja,” tegasnya.

Tak berhenti sampai di situ, Bahlil juga melayangkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang dinilai sengaja membangun narasi bohong untuk menyerang dirinya dan mengganggu stabilitas politik.

Ia memberikan tenggat waktu 3 kali 24 jam kepada pihak-pihak tersebut untuk menyampaikan klarifikasi. Jika tidak, dirinya menyatakan siap mengambil langkah hukum.

Bagi Bahlil, persoalan ini bukan sekadar serangan terhadap pribadi seorang ketua umum, melainkan menyangkut kehormatan sebuah institusi politik.

“Bicara partai itu marwah partai. Ketua umum partai itu marwah. Saya tidak akan mundur sejengkal pun untuk menghadapi orang-orang yang merusak partai,” tandasnya.

Di tengah polemik tersebut, Bahlil turut mengingatkan seluruh kader Golkar agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga soliditas organisasi.

Ia menekankan pentingnya loyalitas, kesetiaan, serta kepatuhan terhadap garis komando. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, merupakan karakter yang harus terus dijaga, terutama oleh masyarakat di kawasan timur Indonesia.

Bahlil juga mengajak seluruh kekuatan Partai Golkar untuk tetap fokus mendukung agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, dinamika dan berbagai isu politik tidak boleh mengalihkan perhatian partai dari tanggung jawab memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat di seluruh pelosok Nusantara.

Dengan sikap tegas tersebut, Bahlil menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam menghadapi tuduhan yang dianggap mencederai kehormatan pribadi maupun Partai Golkar. Kini, publik menanti apakah pihak yang dituding menyebarkan informasi tersebut akan memberikan klarifikasi atau polemik ini berlanjut ke ranah hukum. (ji2)

1 Menyukai postingan ini