Gubernur Hendrik Lewerissa melakukan pertemuan dengan panitia penyelenggara Harhubnas ke-55 di ruang kerjanya, Selasa (1/9). Pertemuan itu dihadiri Dirut Panca Karya, M. Rany Tualeka. (Ist)

Dirut Panca Karya Hadiri Rapat Harhubnas Bersama Gubernur Maluku

24

Ambon, JejakInfo.id — Direktur Utama Perumda Panca Karya, Muhammad Rany Tualeka, menghadiri rapat panitia penyelenggara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Provinsi Maluku bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur Maluku, Selasa (1/9/2026), dan dihadiri jajaran panitia serta sejumlah instansi dan mitra terkait sektor perhubungan.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa sektor perhubungan memiliki peran strategis dalam menopang berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus menggerakkan pembangunan di Maluku.

Menurut Gubernur, konektivitas transportasi tidak hanya menyangkut mobilitas orang dan barang. Kelancaran transportasi juga berkaitan erat dengan ketahanan pangan, pasokan energi, akses pendidikan hingga terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Karena itu, Lewerissa berharap peringatan Harhubnas ke-55 tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus melahirkan gagasan yang mampu menjawab berbagai persoalan transportasi di Maluku.

"Kendati situasi keuangan negara mengharuskan adanya efisiensi, kemeriahan ulang tahun ini harus menjadi tonggak keberlanjutan kebersamaan dan persaudaraan antarinsan perhubungan Maluku," ujar Lewerissa.

Gubernur juga menyoroti persoalan kemacetan yang masih menjadi tantangan di Kota Ambon. Ia berharap Harhubnas dapat menjadi ruang untuk menggelar diskusi publik yang melahirkan solusi konkret terhadap persoalan tersebut.

"Saya juga berharap adanya solusi dan gagasan yang ditawarkan lewat diskusi publik untuk mengatasi kemacetan di beberapa ruas jalan di Kota Ambon," katanya.

Selain membahas persoalan transportasi, Lewerissa mendorong agar Harhubnas menjadi momentum memberikan penghargaan kepada insan perhubungan yang dinilai berprestasi dan memiliki pengabdian bagi masyarakat.

Penghargaan juga diharapkan diberikan kepada para operator yang selama ini ikut menjaga dan membangun konektivitas antarpulau di Maluku.

"Saya berharap penghargaan yang diberikan akan lebih memotivasi mereka untuk melayani masyarakat," ujarnya.

Gubernur meminta seluruh insan perhubungan tetap menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi. Menurutnya, kondisi geografis Maluku sebagai daerah kepulauan membutuhkan kerja bersama agar pelayanan transportasi semakin baik dan mampu menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Dirut Panca Karya, M. Rany Tualeka (kiri) berbincang dengan Gubernur HL dan Kadishub Semy Huwae.

Panca Karya Tegaskan Komitmen Layani Konektivitas Maluku

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama Perumda Panca Karya Muhammad Rany Tualeka menyambut baik pertemuan bersama Gubernur Maluku tersebut.

Rany menegaskan, Panca Karya memiliki komitmen untuk terus mengambil bagian dalam memperkuat konektivitas transportasi di Maluku, baik melalui layanan darat maupun laut.

Menurutnya, transportasi laut memiliki posisi yang sangat penting bagi masyarakat Maluku. Dengan karakter wilayah yang terdiri dari pulau-pulau, laut bukan sekadar pemisah antardaerah, tetapi justru menjadi jalur utama yang menghubungkan masyarakat, pusat-pusat ekonomi dan berbagai kebutuhan pelayanan publik.

"Maluku ini daerah kepulauan. Karena itu, transportasi laut menjadi urat nadi yang menghubungkan masyarakat dari satu pulau ke pulau lainnya," ujar Rany.

Ia mengatakan, keberadaan armada transportasi yang mampu melayani masyarakat secara konsisten menjadi bagian penting dari upaya menjaga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tetap berjalan.

Panca Karya, kata Rany, akan terus berupaya memastikan armada yang dimiliki dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Pelayanan transportasi tidak hanya dilihat dari sisi operasional, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran perusahaan daerah dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

"Armada yang kami miliki harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami ingin memastikan konektivitas antarpulau tetap berjalan, karena bagi masyarakat Maluku, akses transportasi sangat menentukan aktivitas mereka," tegasnya.

Rany menambahkan, dukungan terhadap sektor perhubungan juga tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, operator, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan agar konektivitas Maluku semakin kuat.

Ia menilai momentum Harhubnas menjadi kesempatan penting untuk mempererat koordinasi sekaligus menyatukan langkah seluruh insan perhubungan dalam menghadapi tantangan transportasi di daerah kepulauan.

"Kami tentu siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pihak terkait. Harapan kita, pelayanan transportasi di Maluku semakin baik dan masyarakat semakin mudah bergerak serta mendapatkan akses terhadap berbagai kebutuhan," kata Rany.

Dengan semangat tersebut, Panca Karya berharap peringatan Harhubnas ke-55 tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun konektivitas transportasi yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke pulau-pulau. (ji2)