-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026


Ambon, JejakInfo.id — Eks Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, mengungkap kedekatan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dengan Presiden Prabowo Subianto yang telah terjalin sejak lama.
Menurut Sudaryono, jika Hendrik Lewerissa tidak terpilih sebagai Gubernur Maluku, bukan tidak mungkin posisi Menteri Hukum dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini ditempati oleh sosok yang akrab disapa HL tersebut.
“Kalau tidak jadi Gubernur Maluku, mungkin Pak Hendrik Lewerissa sudah menjadi Menteri Hukum,” kata Sudaryono saat bertemu jajaran peserta Musda HKTI termasuk Forkopimda dan pejabat Maluku dalam Dialog Tani yang dipimpin Hendrik Lewerissa di Meeting Room Bandara Pattimura, Desa Laha, Teluk Ambon, Minggu (20/9/2026) sore.
Sudaryono yang kini menjabat Kepala BGN itu mengatakan, hubungan Hendrik Lewerissa dengan Prabowo Subianto bukanlah hubungan yang baru terbangun setelah HL menjabat sebagai gubernur.
Ia menyebut, Hendrik Lewerissa telah lama dipercaya menangani berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan perusahaan milik Prabowo.
Kedekatan tersebut, kata Sudaryono, menjadi salah satu alasan dirinya merasa bangga melihat Hendrik Lewerissa kini memimpin Maluku, provinsi yang dikenal memiliki kekayaan alam sekaligus posisi strategis di kawasan Timur Indonesia.
“Saya bangga karena salah satu kader terbaik Partai Gerindra dan orang yang dipercaya Presiden Pak Prabowo, sekarang memimpin Maluku,” ujarnya.
Sudaryono juga menilai Maluku memiliki nama besar yang tidak hanya dikenal di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga hingga dunia internasional.
Pertemuan di Bandara Pattimura itu berlangsung setelah Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Maluku yang digelar di Kantor Gubernur Maluku pada Minggu siang.
Musda dipimpin Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPN HKTI Angga Hermanda, didampingi Karteker Ketua DPD HKTI Provinsi Maluku Prof. Dr. Ir. August Ernst Pattiselano, M.Si., serta dihadiri perwakilan DPN HKTI, DPC HKTI Kabupaten Seram Bagian Barat dan DPC HKTI Kota Ambon.
Dalam Musda tersebut, Hendrik Lewerissa ditetapkan sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Maluku periode 2026-2031.
Pelantikan kepengurusan baru DPD HKTI Maluku dijadwalkan berlangsung di Kantor Gubernur Maluku pada Minggu malam. Pelantikan dilakukan langsung Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono.
Sudaryono menegaskan, terbentuknya kepengurusan baru HKTI Maluku tidak boleh berhenti pada agenda organisasi maupun seremoni pelantikan.
HKTI, kata dia, harus hadir lebih dekat dengan petani dan menjadi wadah yang benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Pendampingan kepada petani juga dinilai penting untuk memastikan persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan mendapatkan perhatian dan solusi yang nyata.
Karena itu, keberadaan HKTI di Maluku diharapkan tidak sekadar terlihat dalam kegiatan organisasi, tetapi dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh petani dan masyarakat. (ji1)



