-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
JejakInfo.id 2026



Ambon, JejakInfo.id – Dinamika politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Maluku mulai memanas. Nama mantan Deputi I Kepala Kantor Staf Kepresidenan era Presiden Joko Widodo, Febry Calvin Tetelepta (FCT), kini santer dikaitkan dengan kursi pimpinan PSI Maluku setelah dikabarkan melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, di Jakarta, belum lama ini.
Pertemuan empat mata itu disebut bukan sekadar silaturahmi biasa. Sumber internal yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, pembicaraan keduanya mengarah pada strategi besar PSI menghadapi Pemilu 2029, termasuk penataan kekuatan partai di Maluku.
“Pertemuan sudah dilakukan. Tinggal menunggu keputusan resmi saja. Peluang Pak FCT memimpin PSI Maluku sangat besar,” ungkap sumber tersebut, Rabu (20/5).
Isu ini semakin menguat setelah terjadi perubahan peta politik internal PSI Maluku pasca hengkangnya Zamroni Syafiy Vanath ke Partai NasDem. Kekosongan figur sentral dinilai membuat PSI membutuhkan sosok baru yang memiliki jaringan kuat, baik di daerah maupun tingkat nasional.
Di tengah situasi itu, nama FCT muncul sebagai figur yang dianggap mampu mengonsolidasikan kekuatan partai berlambang gajah tersebut di Maluku. Selain dikenal dekat dengan lingkaran elite nasional, FCT juga disebut mulai aktif membangun komunikasi politik dengan sejumlah tokoh berpengaruh di Maluku.
Beberapa nama yang disebut telah menjalin komunikasi dengan FCT antara lain Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa dan eks Bupati Maluku Tengah dua periode, Abdullah Tuasikal. Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal awal konsolidasi politik menjelang restrukturisasi besar PSI di daerah.
“Komunikasi politik sudah berjalan. Tinggal menunggu momentum yang tepat,” kata sumber itu lagi.
Jika benar dipercaya memimpin PSI Maluku, kehadiran FCT diperkirakan bakal membawa warna baru dalam tubuh partai tersebut. Apalagi PSI saat ini tengah bergerak agresif memperluas pengaruh politiknya di berbagai daerah sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik nasional mendatang.
Hingga berita ini diterbitkan, FCT maupun jajaran pengurus PSI belum memberikan keterangan resmi terkait kabar tersebut. (ji5)


